Evakuasi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Dharmasraya Terkendala Jumlah Personel dan Perlengkap

Evakuasi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Dharmasraya Terkendala Jumlah Personel dan Perlengkap Banjir di Jorong Kampuang Surau Nagari Gunuang Salasi Kecamatan Pulau Punjuang Kabupaten Dharmasraya, Selasa (21/1/2020)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Kepala BPBD Kabupaten Dharmasraya Eldison mengatakan bahwa pihaknya sedang fokus untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir dan longsor di Nagari Gunuang Salasi Kecamatan Pulau Punjuang Kabupaten Dharmasraya.

"Ada satu nagari yang terkena banjir. Yang melapor tadi dari satu nagari itu ada empat jorong. Di Sialang satu, di Kampung Suara ada tiga jorong. Jorongnya ini ada Blok A, Blok B, Blok C-nya di sana," ujarnya saat dihubungi Covesia via telepon, Selasa (21/1/2020), sekitar 11.45 WIB. 

Dia mengatakan bahwa saat ini air sungai yang belum surut. 

BPBD Kabupaten Dharmasraya menurunkan 20 personel untuk melakukan evakuasi ini. Selain itu, BPBD Kabupaten Dharmasraya juga berkoordinasi dengan Polri dan TNI untuk mengatasi dampak banjir. 

Eldison mengatakan bahwa evakuasi warga terdampak banjir terkendala dengan jumlah personel dan perahu karet karena pihaknya hanya memiliki tiga perahu karet. Padahal, banjir terjadi di satu nagari. 

"Jika ada tambahan bantuan dari luar, nanti kami arahkan," ujarnya. 

Selain itu, akibat curah hujan yang tinggi, longsor pun terjadi di wilayah tersebut. BPBD Kabupaten Dharmasraya membutuhkan alat berat untuk menanggulangi lonsong tersebut. 

"Saat ini, dalam kontrol kami, baru ada satu alat berat yang beroperasi," katanya. 

Saat ditanya berapa jumlah warga yang terdampak, berapa jumlah warga yang dievakuasi, dan apa dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir dan longsor tersebut, Eldison mengatakan bahwa pendataan sedang dilakukan.  "Saat ini, kami sedang fokus evakuasi warga,"ujarnya.

Sebelumnya diberitakan curah hujan berintensitas tinggi mengakibatkan bencana alam banjir di Jorong Kampuang Surau Nagari Gunuang Salasi Kecamatan Pulau Punjuang Kabupaten Dharmasraya sekitar 04.10 WIB, Senin (21/1/2020).

Kalaksa BPBD Sumbar Erman Rahman mengatakan bahwa banjir tersebut ketinggian air mencapai setinggi orang dewasa sehingga mengakibatkan rumah warga terendam. Selain itu banjir juga mengakibatkan longsor di jorong tersebut sehingga menutup akses jalan lintas Sumatera timbal balik. "Menutup akses Jalan Nasional," ujarnya. 

(frd/utr)

Berita Terkait

Baca Juga