Ratusan Rumah Warga di Ranhul Tapan Terendam Banjir Setiap Kali Diguyur Hujan Lebat

Ratusan Rumah Warga di Ranhul Tapan Terendam Banjir Setiap Kali Diguyur Hujan Lebat Sumber: istimewa

Covesia.com - Setiap kali diguyur hujan ratusan rumah warga di Kenagarian Binjai Tapan dan Nagari Kampuang Tangah Tapan, Kecamatan Ranah Hulu Ampek Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) terus terendam banjir. 

Menurut informasi, saat ini sekitar 140 rumah warga terendam banjir yang disebabkan, hujan deras mengguyur wilayah tersebut, pada pukul 16.00 WIB sore tadi, Senin (20/1/2020)

"Air mulai masuk ke pemukiman penduduk, dan merendam ratusan rumah warga terjadi sekitar pukul 17.00 WIB tadi, sampai sekarang air masih menggenangi rumah warga, dengan ketinggian air diatas lutut orang dewasa," sebut Sekretaris Nagari Binjai Tapan, Almirzon pada Covesia.com 

Ia menambahkan, banjir tidak hanya merendam ratusan rumah warga. Tapi, banjir juga merendam beberapa fasilitas umum, seperti rumah ibadah atau Mesjid, Sekolah dan juga kantor pemerintahan Kecamatan setempat.

"Satu Mesjid terendam, dan kantor Camat Ranhul Tapan juga terendam banjir," katanya

Menurutnya, pemicu utama seringnya terjadi banjir di dua nagari itu disebabkan karena tanggul penahanan sementara Sungai Batang Tapan telah jebol. 

Jadi, debit air sungai dengan cepat meluas dan merendam permukiman penduduk dan merendam ratusan rumah warga.

"Karena luapan air sungai tidak ada lagi penahannya. Maka, sedikit saja hujan, air akan cepat merendam pemukiman penduduk," ujarnya

Sementara saat ini, air masih merendam ratusan rumah warga. Sedangkan, untuk kerugian masih belum bisa diperkirakan. 

"Rumah warga masih terendam, kalau ketinggian air sudah mulai berkurang," ujarnya lagi.

Kendati demikian, dengan seringnya terjadi banjir di dua nagari tersebut, selaku pemerintahahan nagari, ia berharap kepada pemerintah daerah, untuk segera membangun tanggul yang telah rusak.

Sebab, semenjak akhir tahun lalu sampai sekarang, sudah lima kali terjadi banjir di dua nagari ini. 

"Jadi, harapan kita bersama masyarakat, tanggul sungai tapan ini segera diperbaiki oleh Pemda. Kerena, masyarakat sangat mengeluhkan, hampir setiap hujan banjir merendam rumah mereka," pungkasnya.

(idy/rdk)


Berita Terkait

Baca Juga