DLH: Produksi Sampah di Kota Padang Mencapai 450 Ton per Hari

DLH Produksi Sampah di Kota Padang Mencapai 450 Ton per Hari Ilustrasi - Foto: Dok. Covesia/ Fakhruddin Arrazi

Covesia.com - Produksi sampah di Kota Padang, Sumatra Barat mencapai 450 ton per hari. Produksi sampah tersebut akan meningkat lima persen pada hari raya atau hari libur nasional. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Mairizon.

"Secara teoritis seorang manusia bisa menghasilkan 0,60 kilogram sampah. Jika penduduk Kota Padang ada satu juta orang, maka ada 600 ton sampah yang dihasilkan. Tapi setelah kami hitung hanya sekitar 450 ton per hari," ujarnya saat diwawancarai rekan-rekan wartawan di Pondok Nasi Lauak Pukek Kota Padang, Senin (20/1/2020).

Sementara itu, Kota Padang sampai saat ini baru memiliki satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yakni TPA Air Dingin. TPA tersebut masih muat untuk menampung volume sampah dari masyarakat Kota Padang untuk beberapa tahun ke depan. "Tapi kalau dibiarkan tanpa pengurangan, delapan tahun lagi akan penuh itu," ujarnya. 

Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui DLH Kota Padang berupaya melakukan pengurangan volume sampah dari sumber sampah, yakni bank sampah. Pengurangan volume sampah di bank sampah akan bisa mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), dan akhirnya bisa mengurangi volume sampah di TPA Air Dingin.

Keberhasilan Pemko Padang dalam mengatasi sampah di Kota Padang, kata Mairizon, bukan dilihat dari seberapa banyak sampah yang berhasil dikumpulkan di TPA Air Dingin, tapi dari seberapa banyak volume sampah yang berhasil dikurangi. "Itu sebenarnya indikatornya. Yang bisa didaur ulang sebelum sampai ke TPA," ujarnya. 

Untuk itu, DLH Kota Padang berupaya mewujudkan hal tersebut dengan cara menggelar acara adiwiyata, membuat bank sampah, mengadakan sosialisasi kepada masyarakat, dan sebagainya. DLH mengadakan sosialisasi kepada masyarakat di kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Padang untuk bisa melakukan pengurangan sampah. 

Mairizon menjelaskan bahwa produksi sampah di Kota Padang meningkat sebanyak lima persen pada hari-hari besar. Secara umum, produksi sampah pada tahun 2019 berhasil dikurangi dibandingkan daripada 2018. "Dari delapan belas persen target pengurangan sampah pada 2018, bisa tercapai pengurangan 20,1 persen," ujarnya. 

(fkr/dk)

Berita Terkait

Baca Juga