Jalan di Korong Sungai Pingai-Padang Pariaman Terban, Polisi Imbau Masyarakat Cari Jalur Alternatif

Jalan di Korong Sungai PingaiPadang Pariaman Terban Polisi Imbau Masyarakat Cari Jalur Alternatif Kapolres Kota Pariaman, saat mengunjungi jalan yang terban di Korong Sungai Pingai, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Padang Pariaman, Foto (Istimewa)

Covesia.com - Karena jalan terban di Korong Sungai Pingai, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Padang Pariaman, Kepala Polisian Resor (Kapolres) Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan mengimbau kepada masyarakat yang hendak melewati jalur tersebut untuk mencari jalan alternatif lain. 

"Karena kerusakan jalan cukup parah akibat terban, kami imbau agar masyarakat di Korong Sungai Pingai, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Padang Pariaman, yang hendak bepergian menuju Kabupaten Agam, melalui jalur yang lain," kata Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan, pada Minggu (19/1/2020).

Lanjut Andry, sebenarnya imbauan ini untuk kendaraan roda empat, karena untuk roda dua masih bisa melewati, namun harus hati-hati. Sebab memang jalan sudah terkikis begitu parah.

"Jalan di sana hanya tinggal sedikit lagi untuk bisa dilalui. Jadi cukup berbahaya untuk dilewati," ujarnya. 

Dikatakan Andry, terkait imbauan itu pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah nagari setempat untuk menyampaikannya kepada masyarakat. 

"Agar masyarakat tidak melewatinya, sampai nanti dilakukan perbaikan. Di jalur tersebut ada dua titik yang rusak, hal itu selain karena banjir juga diakibatkan kondisi tanahnya yang labil. Tanahnya tidak berbatuan hanya pasir saja, jadi kalau curah hujan tinggi akan berpotensi terkikis dan longsor jalan di sana," jelasnya. 

Andry menyebutkan, terkait jalan yang rusak tersebut, pihaknya akan sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, untuk diperbaiki secepatnya.

"Kami akan dorong Pemkab Padang Pariaman, untuk memperbaikinya. Sebab itu bisa menghambat perekonomian masyarakat juga, karena tidak lancar dalam beraktivitas," ungkapnya. 

Sebelumnya, jalan tersebut terban pada Jumat (17/1/2020) kemarin, disebabkan hujan deras yang mengguyur daerah itu, sehingga mengakibatkan banjir bandang dan abrasi sungai.

(per/don)


Berita Terkait

Baca Juga