ICBS Bantah Semua Dugaan Masyarakat Tarantang Soal Bayaran Karcis Gerbang Harau

ICBS Bantah Semua Dugaan Masyarakat Tarantang Soal Bayaran Karcis Gerbang Harau Ilustrasi - Sumber: icbspayakumbuh.sch.id

Covesia.com - Humas Insan Cendekia Boarding School (ICBS), Soni Sandra membantah semua dugaan masyarakat Nagari Tarantang yang diutarakan dalam pertemuan dengan Pemkab dan DPRD Limapuluh Kota di Mesjid Al-Muttaqin, Kamis (16/1/2020) malam. Hanya saja untuk persoalan izin, ada izin yang sedang dalam proses pengurusan.

“Kami bingung jika dihadapkan dengan banyak orang dan beragam versi suara. Jadi banyak tudingan yang mengarah kepada kami. Padahal selama ini kami telah hidup berdampingan dengan baik dan selaras. Apa yang disebutkan oleh masyarakat pada pertemuan tadi malam itu, ada suara-suara yang tidak terkoordinir dan tidak untuk kepentingan bersama,” kata Soni ketika dikonfirmasi Covesia.com, Jumat (17/1/2020) melalui seluler.

Baca juga: Ini Keluhan Warga Tarantang Soal Pungli yang Diduga Libatkan Preman di Wisata Harau

Soni menuturkan selama ini banyak persoalan yang mengarah ke ICBS hanya dari suara personal yang tidak mengetahui kondisi resminya bagaimana. Alhasil, banyak tudingan yang tidak bertanggung jawab mengarah ke ICBS. Padahal selama ini, antara ICBS dengan pihak nagari selalu berkomunikasi dan apapun permintaan dari nagari disanggupi oleh ICBS.

“Jika kami tidak berkontribusi, bisa ditanya kepada pihak nagari bagaimana kami membantu. Setiap tahun ada bantuan sebelum lebaran. Termasuk permintaan beasiswa bagi warga miskin. Itu jelas dan tertulis secara resmi. Kami harap, semuanya harus secara resmi ditingkat nagari. Pasalnya, pemerintahan terendah adalah nagari, bukan jorong,” ungkapnya.

Untuk persoalan izin, dari 12 izin yang harus dikantongi oleh sebuah yayasan sekolah. Soni mengaku hanya Izin Mendirikan Bangunan yang belum dikantongi oleh ICBS. Pasalnya, terkendala pada status areal yang bukan diperuntukkan pada zona pendidikan.

Baca juga: Warga Nagari Tarantang 50 Kota Keluhkan Persoalan Pungli Gerbang Harau dan Komitmen ICBS

Namun Soni mengaku pernah Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi akan memberikan status khusus pada areal yang dipakai oleh ICBS. Karena itulah saat ini ICBS tengah mengurus izin IMB tersebut yang surat menyurat sudah di meja beberapa OPD Pemkab Limapuluh Kota.

“Karena janji Bupati, makanya kami semangat. Kemarin pak Bupati janji memberikan status khusus kepada areal yang digunakan oleh ICBS. Sekarang surat menyurat pengurusan IMB ini sudah berada di beberapa OPD Kabupaten Limapuluh Kota,” katanya.

Sedangkan tentang adanya setoran wajib perbulan ICBS kepada petugas karcis gerbang Harau sebesar Rp3 juta untuk menggratiskan pengguna kendaraan yang memakai stiker ICBS, Soni tidak bisa berkomentar karena ia sendiri tidak mengenai persoalan itu. 

(agg/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga