Ibu Kandung Tega Buang Bayi yang Baru Dilahirkan di Semak Belukar

Ibu Kandung Tega Buang Bayi yang Baru Dilahirkan di Semak Belukar Sumber: istimewa

Covesia.com -  Warga Jorong Aro Selatan, Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang, kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota dikagetkan dengan penemuan bayi laki-laki pada Jumat (17/1/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. Bayi ''merah'' itu ditemukan warga di semak belukar, yang diduga dibuang oleh ibunya sendiri, ME (25).  

Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh Kasrizal ketika buang air ke belakang rumah. Saat itu ia mendengar suara tangisan bayi. Penasaran dengan suara tersebut, ia bersama istri menelusuri suara tangisan dan ditemukan bayi laki-laki di rerumputan. Di tubuh bayi ini masih terlihat darah dan tali pusar yang belum di potong.

“Saat ditelusuri oleh saksi, ternyata suara itu memang berasal dari bayi yang diletakkan di semak-semak. Tubuh bayi ini masih merah dan bercak-bercak darah masih menempel di tubuh bayi ini,” Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP Donny Setiawan melalui Kasat Reskrim AKP Ilham Indarmawan kepada Covesia.com, Jumat (17/1/2020).

Mendapati bayi yang masih dalam kondisi bernyawa, Kasrizal kemudian melaporkan kepada Kepala Jorong Aro Selatan serta ke Babinkamtibmas setempat, Brigadir. Riko Ricardo. Barulah disampaikan ke Polsek Luak dan Polres Payakumbuh.

Masyarakat yang menemukan bayi ini langsung membawa ke Puskesri setempat untuk menjalani perawatan. Kemudian polisi melakukan penelusuran terhadap bercak darah di sekitar penemuan bayi. Di sini mengarah ke sebuah rumah yang tak jauh dari lokasi penemuan. Di rumah ini, polisi menemukan WE tengah tergolek lemah karena pendarahan.

"Untuk perempuan yang diduga ibu kandung bayinya tersebut sudah kami amankan. Diduga ibunya ini melahirkan sendirian beberapa saat sebelum bayi ditemukan. Karena tidak ada tindakan medis dan bantuan si ibu mengalami pendarahan saat ditemukan," sebutnya.

Terkait motif dan penyebab terduga pelaku tega membuang bayi, belum bisa diketahui. Pasalnya, dokter yang merawat pelaku belum bisa mengizinkan polisi melakukan pemeriksaan. Pasalnya, kondisi si ibu saat ini masih sangat lemah.

"Apa motifnya belum bisa kami sampaikan karena penyidik belum bisa meminta keterangan dari ibu korban,” katanya.

(agg/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga