Berusaha Merampok di Toko Kue, Pemuda Asal Jawa Ini Nyaris Diamuk Massa di Bukittinggi

Berusaha Merampok di Toko Kue Pemuda Asal Jawa Ini Nyaris Diamuk Massa di Bukittinggi Pelaku saat berhasil diamankan petugas dari amukan massa, Kamis (16/1/2020)(Foto: Ist)

Covesia.com - Seorang pemuda asal Sragen, Jawa Tengah nyaris diamuk massa karena berusaha melakukan percobaan perampokan di toko kue yang berlokasi di jalan Ahmad Yani Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) Kamis (16/1/2020).

"Pelaku, MA (28) berusaha melakukan perampokan di toko kue dengan modus berpura-pura belanja dan ketika kasir membuka loker uang, pelaku berusaha mengambil uang yang ada di kas kasir dan disaat itu terjadilah aksi tarik menarik antara pelaku dan korban," jelas Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso. 

Ia menjelaskan disaat itu korban berteriak dan pelaku kabur. Sejumlah warga sekitar dan security berusaha mengejar pelaku dan berhasil ditangkap di simpang tembok Bukittinggi. Saat diamankan, pelaku sempat dihujani pukulan oleh sejumlah warga yang geram dengan aksinya.

"Korban mengalami luka pada tangan dan saat ini dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan medis dan pelaku juga segera diamankan petugas dari lokasi untuk menghindari dari amukan massa," jelasnya. 

Pelaku melakukan kekerasan terhadap korban yang masih dibawah umur yang menyebabkan korban patah jari dan terjatuh saat melakukan tarik menarik 

Sementara itu, pelaku MA mengaku melakukan aksinya karena terpaksa tidak mempunyai pekerjaan dan uang untuk pulang kampung ke Jawa. 

"Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman 9 tahun kurungan penjara karena berusaha melakukan aksi perampokan dan penganiayaan terhadap korban yang merupakan kasir toko kue itu sehingga korban mengalami patah jari tangan," ujarnya. 

Saat ini, ujar Kapolres pelaku sudah diamankan di Polres Bukittinggi beserta sejumlah barang bukti. Serta meminta keterangan dari korban dan saksi untuk penyelidikan lebih lanjut.

(deb) 


Berita Terkait

Baca Juga