Pimpinan DPRD Pessel Akan Proses Anggota Dewan Jika Ada yang Terima Uang dari PT Dempo

Pimpinan DPRD Pessel Akan Proses Anggota Dewan Jika Ada yang Terima Uang dari PT Dempo Ilustrasi kantor DPRD Pessel (lndra Yen)

Covesia.com - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) bakal memproses anggota DPRD setempat, apabila kedapatan menerima uang dari pihak PT. Dempo Sumber Energi.

Hal tersebut diungkap tegas oleh Wakil Ketua DPRD Pessel, Jamalus Yatim, dimana pihaknya akan menyeret anggota dewan setempat jika terbukti menerima uang dari pihak PT. Dempo.

"Jika kedapatan, akan kami seret ke Badan Kehormatan Dewan. Kami tidak akan segan, karena itu telah mencoreng lembaka kita," ujarnya pada Covesia.com, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya, dugaan tersebut sudah beredar dikalangan publik, bahwa ada salah satu anggota dewan Pessel, menerima uang dari PT. Dempo.

"Isu itu, sudah bergulir dan mencuat beberapa bulan yang lalu. Dan saat ini kami sedang melakukan investigasi. Jika memang ada, langsung kami proses ke BKD," ujarnya.

Tidak hanya, Wakil Jamalus Yatim, hal tersebut juga ditegaskan oleh Wakil Ketua dari Fraksi Gerindra Hakimin, dimana dikatakannya, bahwa isu beredar ada salah satu anggota dewan menerima uang dari Dempo. Untuk memuluskan izin perusahaan.

"Itu sangat memalukan, dan sangat mencoreng nama lembaga DPRD," ucapnya.

Selain menconreng nama lembaga kata Hakimin, perbuatan tersebut juga telah melanggar kode etik lembaga legislatif.

"Kami tidak suka yang dilakukan oleh anggota dewan yang menerima uang untuk memuluskan sebuah perusahaan yang beroperasi dengan izin yang belum lengkap," tegasnya. 

Lanjutnya, jika memang ada kata Hakimin, anggota dewan yang menerima uang dari PT Dempo itu, dianggap ada pidananya. Maka diteruskan ke pihak berwajib.

"Tapi bila tidak ditemukan unsur yang melengkapi untuk pidana, ya tidak bisa pidana. Cukup teguran saja," pungkasnya.

(ind/nod)

Berita Terkait

Baca Juga