Lebah Madu Resahkan Warga Tiga Nagari di Padang Pariaman

Lebah Madu Resahkan Warga Tiga Nagari di Padang Pariaman Anggota Bhabinsa bersama warga memegang sarang lebah madu, Rabu (15/1/2020)(Foto: Peri)

Covesia.com - Kehadiran Lebah Madu atau dengan nama ilmiah "Apis mellifera", membuat masyarakat di tiga nagari di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat resah.

"Sebab hingga sekarang sudah ada 10 orang warga di daerah itu yang tersengat oleh lebah tersebut," sebut Sekretaris Nagari Balah Hilia, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Raman Hidayat, Rabu (15/1/2020).

Lanjut Raman Hidayat, tiga nagari yang terdampak ancaman lebah itu adalah, Nagari Lubuk Alung, Nagari Sikabu dan Nagari Balah Hilia.

"Informasi yang kami dapat, sudah sekitar satu minggu ini lebah tersebut meresahkan masyarakat di sana," ujarnya.

Raman Hidayat menyebutkan, menanggapi hal itu ketiga walinagari di sana sudah berkoordinasi dalam melakukan upaya agar lebah tersebut tidak mengganggu lagi. 

"Kami sebagai pemerintah nagari sudah berupaya dengan memindahkan ratu dari lebah tersebut ketempat lain agar lebah tidak mengganggu warga lagi. Karena kalau dimusnahkan populasi madu yang dihasilkan lebah itu bisa berkurang," ungkapnya. 

Dikatakan Raman Hidayat, meski belum berhasil juga, namun disetiap malamnya pihaknya akan terus berupaya untuk memindahkan ratu lebah itu lagi. 

"Kami berusaha terus untuk memindahkannya, semoga saja bisa berhasil, lebah itu pindah dan tidak mengganggu masyarakat lagi. Kemudian madunya bisa dijadikan masyarakat sebagai sumber ekonomi," katanya. 

Sebab, kalau di lihat sarang lebahnya diperkirakan madu yang dihasilkan sekitar 10 botol sirup, untuk uangnya bisa mencapai Rp.1,5 hingga 2 jutaan. 

Disebutkan Raman Hidayat, sebenarnya masyarakat sudah terlambat mengetahui, sebab kalau cepat tahu bisa diantisipasi, bahkan tidak akan mengganggu masyarakat. 

"Masyarakat terlambat mengetahuinya, keduluan oleh elang yang mengganggu lebah itu, makanya sekarang lebah itu meresahkan. Sebab prinsipnya lebah, kalau sudah diganggu, semuanya akan menjadi sasarannya," ungkapnya. 

Raman Hidayat menyampaikan, kejadian seperti ini baru pertama terjadi di daerah itu.

(per/don)



Berita Terkait

Baca Juga