Tabrak Truk Kontainer Tengah Parkir di Padang, Penumpang Mobil Pick-up Tewas di Tempat

Tabrak Truk Kontainer Tengah Parkir di Padang Penumpang Mobil Pickup Tewas di Tempat Petugas Laka Lantas Polresta Padang melakukan olah kejadian perkara tabrakan mobil pick-up vs truk kontainer di Padang, Rabu (15/1/2020) (Ist)

Covesia.com - Seorang penumpang mobil pick up Mitsubishi Colt Diesel meninggal dunia, usai mobil yang ditumpanginya menambrak belakang truk kontainer yang tengah terpakir di pinggir jalan, Padang, Sumatera Barat, Rabu (15/1/2019).

Kanit Laka Lantas Polresta Padang, Iptu Efriadi mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, di Jalan By Pass dekat Simpang Bukit Putus, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.

"Saat itu mobil pick up dengan nomor polisi BA 8337 WN yang dikemudikan oleh Joni (34) warga Padang Olo Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, datang dari arah Simpang Pampangan menuju Simpang Bukit Putus," kata Iptu Efriadi menjelaskan kronologisnya kepada Covesia.com di Padang.

Namun kata Iptu Efriadi, sesampai di lokasi kejadian, mobil pick up tertabrak truck kontainer BA 9602 BU yang sedang parkir disebelah kiri badan jalan.

"Diduga pengemudi mobil pick up ini mengantuk sehingga lepas kendali dan tidak terlihat truk yang sedang terpakir," ujarnya. 

Dikatakan Iptu Efriadi, untuk pengemudi mobil pick up usai kejadian melarikan diri. Sedangkan pengemudi truk kontainer BA 9602 BU saat ini masih dalam penyelidikan.

Efriadi menyebutkan, untuk penumpang mobil pick up yang meninggal dunia atas nama Ahmad (43) warga Padang Olo Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman.

"Ia meninggal dunia karena mengalami cidera berat dibagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian, kemudian dibawa ke Rumah Sakit M Djamil Padang. Namun saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka," ungkapnya. 

Kata Efriadi, kondisi jalan di lokasi kejadian yaitu jalan lurus, arus lalu lintas sepi, dan jalan beraspal beton yang baik, kemudian cuaca juga cerah. 

"Selain korban nyawa, diperkirakan kerugian materil mencapai sekitar Rp. 15 juta," katanya. 

(per)

Berita Terkait

Baca Juga