Faldo Maldini Ajak Politisi Menjadi Konten Kreator

Faldo Maldini Ajak Politisi Menjadi Konten Kreator Foto: Instagram Faldo Maldini

Covesia.com - Ruang politik di Indonesia kebanyakan isinya polusi semua. Hal itu menyebabkan Faldo Maldini yang kini mencalonkan diri sebagai Bupati Pesisir Selatan Sumbar  mendorong setiap orang khususnya politisi untuk menjadi konten kreator seperti ngeyoutube, bikin podcast untuk diketahui apa isi kepalanya.

“Saya itu punya formula 3C,” ungkapnya. Lebih lanjut Faldo menjelaskan C yang pertama ialah Conten. Content is the king, kita perlu tahu pikiran politisi itu, pikirannya terhadap pancasila, Sumatra Barat apa, ini apa. C ke dua Conteks waktunya tepat, C ketiga Consistant terus menerus. “Jadi saat saya menjadi politisi saya masih tetap bikin konten karena dengan cara itu orang bisa tau jalan pikiran saya,” jelasnya dalam sebuah podcastnya, Minggu  (12/1/2020).

Mudah-mudahan jika setiap politisi menyampaikan pemikirannya di youtube atau conten creator lainnya variabel kita memilih seseorang itu tidak lagi berapa kaosnya, berapa mie instannya tapi berapa vlog yang ia bicara tentang pemikirannya.

Tak hanya itu, Faldo mengatakan anak muda yang masuk ke dunia politik harus bisa menjadi pembeda.

Jika melihat politisi melakukan tindakan yang di luar batas kewajarannya, maka di situlah peran anak muda untuk menciptakan tren politik baru. Meski butuh transisi, ciptakan yang beda jika yang dulunya politisi itu hanya kelihatan poster dan balihonya, maka bentuk ekosistem bertemu dengan masyarakat dan sebagainya. 

Lebih lanjut, Ketua DPW PSI ini mengatakan mau tidak mau setiap orang hidup dengan politik. “Bahkan dari bayipun orang sudah berpolitik, seperti ia menangis ketika ia haus, itu politik,” jelasnya.

Namun, berbeda dengan orang masuk partai, mereka tidak berpolitik saja tapi politik praktis. Partai politik memiliki masalah dan solusinya juga ada di parpol. Politik tidak hanya sebatas jabatan. “Kalau tentang jabatan, sulit sekali mendapat jabatan di PSI, partainya kecil, kursinya tidak ada, tapi yang kita perjuangakan bukan hanya sekadar jabatan,” ujarnya.

Orang masuk politik biasanya ada 3 alasan jelas Faldo, yakninya pertama duit, karena ada proyek terkait itu, kedua posisi pengen rasa jadi anggota dewan, dan yang ketiga pengen terkenal, dan kadang ada yang keempat orang masuk politik untuk memperjuangkan cita-citanya.

(liia/adi)

Berita Terkait

Baca Juga