Aksi Layanan Sehat Dompet Dhuafa Bantu Korban Banjir dan Longsor di Limapuluh Kota

Aksi Layanan Sehat Dompet Dhuafa Bantu Korban Banjir dan Longsor di Limapuluh Kota Aksi Layanan Sehat Dompet Dhuafa Bantu Korban Banjir dan Longsor di Limapuluh Kota, Jumat (11/1/2020)(dok.humas dds)

Covesia.com - Dompet Dhuafa Singgalang (DDS) kembali bersinergi bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengadakan Aksi Layanan Sehat (ALS) berlokasi jorong Subarang, Nagari Taram, Kecamatan Harau, kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (10/1/2020) kemarin.

Menempuh waktu 4 jam untuk menuju Nagari Taram. ALS kali ini menurunkan 3 Dokter, 2 Apoteker, 2 Perawat, masing-masing 1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dan Bidan. Serta DDV Sumbar ikut andil dalam kegiatan ALS ini. Sekitar 116 orang pasien dari masyarakat Jorong Subarang mendatangi lokasi pelaksanaan ALS, dan keseluruhan kegiatan ALS ini diberikan secara gratis kepada seluruh masyarakat Nagari Taram.

Fauzi Yandri Layanan Program Kesehatan Dompet Dhuafa Singgalang mengatakan. “Semoga kedepannya HIPMI dan DD Singgalang semakin banyak menebarkan kebaikan hingga ke pelosok nagari yang ada di Sumatera Barat,” tutur Fauzi.

Tidak hanya itu Iqra Chissa selaku Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Barat mengungkapkan terimakasih kepada masyarakat Nagari Taram, Kepala Jorong telah menyambut dengan hangat kegiatan ALS ini. "Sedikit yang kami bantu, semoga bisa mengurangi beban Bapak dan Ibu disini,” ungkap Iqra.

Bapak Walinagari Taram Efriyanto juga menyambut  kehadiran seluruh tim ALS di Taram. “Selamat datang untuk Bapak Ibu dari Dompet Dhuafa Singgalang dan HIPMI, masyarakat perlu bersyukur dan berterimakasih karena kita lihat bersama bahwa kita sesama umat Muslim harus saling peduli dan menyebar luaskan kepedulian kita,” tutur kata Bapak Efriyanto. 

Ditempat yang sama Musfi Yendra HIPMI Peduli Sumbar mengatakan, ini adalah kegiatan sosial lanjutan dari HIPMI Peduli Sumbar. "Dua minggu lalu kita juga bantu korban banjir bandang di Solok Selatan," ujar  Musfi Yendra.

Sebelumnya sebulan yang lalu, hujan lebat yang terus mengguyur Kabupaten Limapuluh Kota, telah menyebabkan Sungai Sumpur meluap dan longsor di tebing serta perbukitan, sebanyak 8 kecamatan dan 13 nagari yang terkena bencana banjir dan longsor  meliputi Kecamatan Pangkalan, Kapur IX, Mungka, Harau, Payakumbuh, Lareh Sago Halaban, Suliki, dan Empat Barisan.

(ril/don)

Berita Terkait

Baca Juga