Sempat Buron Enam Bulan, Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Pasbar

Sempat Buron Enam Bulan Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Pasbar Pelaku MZ (22) usai diringkus jajaran Polsek Kinali di kawasan PT PN VI Ophir, Kecamatan Kinali, Pasbar sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu (11/1/2020). Sumber: istimewa

Covesia.com - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar membekuk pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di kawasan PT PN VI Ophir, Kecamatan Kinali sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu (11/1/2020).

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Fery Herlambang melalui Kapolsek Kinali, Iptu Eri Yanto mengatakan pelaku sempat buron (DPO) Polsek Kinali selama enam bulan.

"Pelaku berinisial MZ (22) warga Simpang Air Putih, Jorong IV Koto, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Pasbar. Pelaku diduga melakukan tindak pidana pencurian terhadap sepeda motor milik  AN sesuai dengan laporan Nomor LP / 41 / VI / 2019 / Sek kinali tanggal 09 juni 2019 lalu," terang Iptu Eri Yanto kepada Covesia.com.

Dari tangan pelaku kata Iptu Eri Yanto turut diamankan Barang Bukti (BB) berupa satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna putih dengan nomor polisi BA 5396 SK serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Iptu Eri Yanto menyebutkan kasus tersebut berawal dari adanya laporan korban AN warga Durian Batu Jorong IV Koto, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian terhadap sepeda motor mliknya sekitar pukul 03.00 WIB (6/6/2019) lalu.

 "Korban kehilangan satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna putih dengan nomor polisi BA 5396 SK serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Kemudian dua unit handpone merk Samsung, uang tunai Rp1,5 Juta, satu buah helm merk BMC, tas sandang warna hitam,serta dompet," tambahnya.

Usai kejadian itu kata dia korban mengalami kerugian materil sekitar Rp20 Juta.

"Awalnya identitas pelaku tidak diketahui. Namun setelah dilakukan penyelidikan diperoleh informasi bahwasanya pelaku yakni MZ (22) yang mana saat itu melarikan diri," katanya.

Setelah dilakukan penangkapan tadi kata dia, pelaku MZ (22) membenarkan perbuatannya dalam kejadian tersebut.

"Saat ini pelaku bersama BB sudah diamankan di Mako Polsek Kinali untuk proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-5 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun kurungan penjara," katanya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tetap waspada akan kasus yang sama dengan berbagai barang berharga yang dimiliki.

"Sebab aksi serupa bisa saja terjadi disetiap waktu. Diimbau tetap berhati-hati dalam mengamankan barang berharga sebelum tidur. Pastikan semua barang berharga aman saat ditinggal pergi. Kami juga akan meminta personil bhabinkamtibmas memaksimalkan patroli dilapangan sebagai upaya preventif," tutupnya.

(her/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga