Melawan Saat Ditangkap, Bandit Terpaksa Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Melawan Saat Ditangkap Bandit Terpaksa Dilumpuhkan dengan Timah Panas Bandit, pelaku kejahatan Curanmor di sejumlah tkp di Kota Padang, saat mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Polda Sumbar, Kamis (9/1/2020) kemarin (Foto: dok.reskrim polresta padang)

Covesia.com - Bobby alias Hendrik Danius alias Bandit (40) terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas oleh tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang, karena berusaha melawan saat akan ditangkap atas kasus tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor).

Bandit menerima timah panas di bagian betis sebelah kanannya. Kemudian setelah itu ia langsung dibawa ke rumah sakit untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di kakinya, dan setelah itu dibawa ke Mapolresta Padang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasatreskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna melalui Kanit Unit VI Satreskrim, Ipda Denny Juniansyah mengatakan, pelaku curanmor atas nama Bandit ini ditangkap pada Kamis (9/1/2020) sekitar pukul 14.00 WIB di daerah Pasar Raya, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

"Kami terpakasa melumpuhkannya karena berusaha melawan terhadap saat hendak ditangkap," ujar Ipda Denny, pada Jumat (10/1/2020).

Lanjut Denny, pelaku diamankan berdasarkan laporan polisi nomr LP/07/K/I/2020/Sektor Nanggalo, tanggal 7 Januari 2020, dimana pelaku diketahui telah melakukan aksi curanmor di kawasan Siteba, Kecamatan Nanggalo.

"Kejadian pencurian itu terjadi di parkiran Warnet VegaNet yang berada di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang pada Selasa (7/1/2020) sekitar pukul 05.00 WIB," ucap Denny. 

Dikatakan Denny, penangkapan berawal dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang. Bawah berdasarkan laporan korban beserta bukti-bukti di lapangan, sehingga mengarah kepada pelaku.

"Selanjutnya mencari keberadaan pelaku ini, sehingga akhirnya kemaren diketahui bahwa pelaku sedang berada di kawasan Pasar Raya Padang. Kamipun menuju ke lokasi dan menemukan pelaku, namun saat akan ditangkap pelaku melawan," jelas Denny.

Karena membahayakan sehingga dilakukan tindakan tegas dilapangan dengan melakukan penembakan secara terukur terhadap pelaku. 

Denny menyebutkan, dari penangkapan pelaku ini pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu buah kunci leter T yang digunakan dalam melakukan aksinya, kemudian satu unit sepeda motor merk Suzuki FU150 warna biru dengan nomor polisi BA 6263 BC.

"Kepada kami pelaku yang juga seorang resedivis atas kasus yang sama mengatakan bahwa ia telah melakukan tindak pidana yang serupa di wilayah hukum Polresta Padang sudah sebanyak 8 TKP," ungkap Denny.

Dijelaskan Denny, pelaku ini beralamat di Jalan Kimaja, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Provinsi Jambi. Sedangkan tempat tinggalnya di Kota Padang, yaitu di Jalan Bahari Pasir Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

"Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kami amankan di Mapolresta Padang, guna proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut," ucap Denny.

(per/don)

Berita Terkait

Baca Juga