Rawan Bencana, Anggaran BPBD Sumbar Malah Dipangkas Menjadi Rp19,9 Miliar

Rawan Bencana Anggaran BPBD Sumbar Malah Dipangkas Menjadi Rp199 Miliar Teks: Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Erman Rahman (f:Covesia/Laila)

Covesia.com - Anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Barat dipangkas dari Rp31,1 miliar di tahun 2019 menjadi Rp19,9 milar di 2020.

Pemangkasan tersebut tentunya mengkhawatirkan karena Provinsi Sumbar berpotensi terkena bencana bahkan hampir seluruh wilayahnya. Mulai dari banjir, banjir bandang, longsor, gempa,  tsunami, gunung meletus dan sebagainya.

Erman Rahman, Ketua Pelaksana BPBD Sumbar berpendapat bahwa anggaran Rp31,1 miliar di tahun 2019 adalah angka yang ideal untuk Sumbar.

"Pengurangan anggaran di tahun ini mencapai 30 persen. Ini sudah sesuai dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah," ungkapnya kepada Covesia saat dihubungi Jumat (10/1/2020).

Berbagai faktor dipangkasnya anggaran BPBD Sumbar tahun ini kata Erman ialah banyaknya acara nasional yang digelar di Sumbar.

"Seperti MTQ, Penas Tani, Harganas, dan Pilkada, yang menggunakan tidak sedikit anggaran," jelasnya.

Meski adanya pemangkasan dia dapat memaklumi hal tersebut.

Di akhir wawancara Erman mengharapkan adanya penambahan anggaran untuk BPBD di 2020. "Semoga ada perubahan, karena bencana datang tak pernah diduga dan kita butuh anggaran untuk menyikapinya," tutupnya.

(lia/adi)

Berita Terkait

Baca Juga