Polisi Ringkus Pelaku Pembunuh Wanita Muda di Payakumbuh

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuh Wanita Muda di Payakumbuh Polres Payakumbuh saat melakukan Konferensi Pers, terkait penangkapan pelaku pembunuhan seorang wanita muda di daerah itu, Kamis (9/1/2020)(Foto: dok.polres payakumbuh)

Covesia.com - Tim Gabungan Polres Payakumbuh berhasil menangkap pelaku pembunuhan MP (20), di salah satu hotel di Provinsi Riau, Kamis (9/1/2020) pukul 04.00 WIB. Pelaku merupakan suaminya sendiri bernama JH (32).

Dari pengakuan JH, pembunuhan terjadi setelah adik MP yaitu MF (18) izin keluar rumah untuk pergi main warnet. Awalnya, JH ribut dengan MP karena masalah uang angsuran motor yang belum dibayar.

"Kami malam itu ribut dua kali dan itu terjadi setelah MF keluar pergi main warnet. Yang pertama ribut soal uang angsuran motor. Dia sempat menampar saya saat ribut pertama ini. Namun saat itu saya masih diam," kata JH kepada wartawan saat konferensi pers kasus pembunuhan ini di Mapolres Payakumbuh, Kamis (9/1/2020) siang. 

Setelah ribut soal uang angsuran motor, MP keluar kamar dan tidur-tiduran sambil main handphone. JH pun sempat menenangkan diri di dalam kamar untuk menahan emosi beberapa saat. 

Namun saat JH meminta MP tidur dan masuk kamar, MP tidak menyahut. Kemudian JH keluar untuk menghampiri MP. Terlihat saat itu MP sedang chat dengan orang lain sambil ketawa-ketawa. 

Merasa cemburu, JH menanya dengan siapa chatingan dan mencoba untuk merampas handphone MP. Hal ini memancing emosi MP dan terjadilah rebutan Handphone.

"Saya coba rampas handphone dia. Tapi dia melawan. Saat itu dia kembali menampar dan memukul saya sambil melontarkan kata-kata kotor," kata JH

Setelah ditampar dan dipukul ini, JH mengaku memilih untuk mengalah dan melepaskan handphone MP sambil berjalan ke kamar. Namun ternyata MP masih tersulut emosi dan menghampiri JH ke kamar. 

Disini terjadi adu mulut antara JH dan MP. Sampai MP kembali memukul JH lagi. Merasa sudah tidak tahan lagi, JH pun membanting MP ke atas kasur. Kemudian mencekik MP.

"Ada sekitar lima menit saya mencekik istri saya. Dia sudah tidak bergerak lagi. Kemudian saya sumpal mulutnya dengan handuk dan merekatkan plester bening untuk menahan handuk," kata JH.

JH mengaku tidak mengetahui saat menyumpal mulut MP, apakah korban sudah meninggal atau belum. Hanya saja menyumpal mulut ini agar korban tidak berteriak. Barulah diikat tangan dan kaki korban agar tidak kabur. 

"Saya sudah panik dan emosi. Tidak ada niat untuk membunuh. Hanya ingin membuat dia lemas saja," katanya.

Setelah itu, JH kabur ke Pekanbaru menggunakan mobil travel. Sampai akhirnya dirinya ditangkap oleh polisi. 

Sementara itu Kapolres Payakumbuh, AKBP Donny Setiawan menyebutkan saat penangkapan pelaku tengah tidur di salah satu kamar hotel di Pasir Pangaraiyan, Riau. Pelaku hanya pasrah digelandang ke Mapolres Payakumbuh oleh Tim Gabungan.

"Pelaku saat ditangkap tengah tertidur dan tidak melawan. Sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres.

(agg/don)


Berita Terkait

Baca Juga