Suami Menghilang Usai Jasad Wanita Muda Ditemukan Tewas Mulut Tersumpal

Suami Menghilang Usai Jasad Wanita Muda Ditemukan Tewas Mulut Tersumpal Rumah kontrakan wanita muda yang ditemukan tewas dalam kondisi tangan terikat ke belakang dan mulut tersumpal kain di Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Rabu (8/1/2020) (Foto: Angga)

Covesia.com - Penemuan jenazah MP (20), wanita muda yang ditemukan tewas di Kontrakan dalam kondisi tangan terikat ke belakang dan mulut tersumpal kain di Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Rabu (8/1/2020) pukul 02.30 WIB, menjadi teka teki warga sekitar. Pasalnya, usai jenazah MP ditemukan, sang suami tak kunjung memperlihatkan diri.

Korban yang sehari-hari tinggal bersama suami dan adiknya ini telah empat bulan menetap di kontrakan ini. Sampai akhirnya ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa dengan tangan dan kaki terikat. Bahkan mulut korban di sumpal menggunakan handuk dan ditelentangkan di tempat tidur dalam kamar. 

"Sudah empat bulan menetap di sini dan tinggal bersama adik dan suami," ucap Andri, Ketua RT 02 RW 01 Kelurahan Tiga Koto Diateh kepada wartawan, Rabu (8/1/2020).

Selama tinggal di kontrakan ini, MP dan suaminya kurang bersosialisasi dengan warga. Tidak banyak yang diketahui warga perihal MP dan suami. Hanya saja, warga sampai sekarang belum melihat keberadaan sang suami setelah jenazah MP ditemukan.

"Belum ada terlihat sejak semalam," kata Andri.

Selama tinggal, MP dan suami tidak pernah menyerahkan dokumen pernikahan maupun kependudukan kepada perangkat RT maupun RW setempat. Hanya saja selama tinggal, mereka mengaku telah menikah dan tidak ada warga lain mempersoalkan pasangan ini tinggal serumah.

"Mungkin mereka menikah siri. Karena di rumahnya tinggal juga adik MP,"katanya.

Selama bergaul dengan warga, Suami MP mengaku bekerja sebagai pengumpul buah-buahan. Sedangkan MP bekerja di salah satu cafe di pusat kota Payakumbuh.

"Kerja suaminya pengumpul buah-buahan (toke-red) dan korban bekerja di Cafe," jelasnya.

Sementara itu dari informasi yang disampaikan oleh beberapa warga sekitar, puk 01.00 WIB terlihat ada mobil yang pergi tergesa-gesa dari kontrakan MP. 

"Ada warga yang bilang, sekitar pukul 01.00 WIB ada mobil yang keluar tergesa-gesa," tutup Andri. 

(agg/adi)

Berita Terkait

Baca Juga