Polisi Ciduk Dua Tersangka Pengedar Narkoba di Pasaman Barat

Polisi Ciduk Dua Tersangka Pengedar Narkoba di Pasaman Barat Saat Satres Narkoba Polres Pasbar meringkus dua pengedar Ganja di sebuah rumah milik tersangka daerah Jorong Saroha, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang sekitar pukul 19.30 WIB, (6/1/2020) kemarin. (Ist)

Covesia.com - Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumbar melalui Satres Narkoba berhasil menciduk dua tersangka pengedar Narkoba jenis Ganja Kering di daerah itu.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Fery Herlambang melalui Kasubag-Humas, Iptu Defrizal mengatakan dua pengedar Ganja itu diringkus di sebuah rumah milik tersangka daerah Jorong Saroha, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang sekitar pukul 19.30 WIB, (6/1/2020) kemarin.

"Kedua tersangka masing-masing berinisial EH (27) dan MM (33) warga Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Pasaman Barat," terang Iptu Defrizal, Selasa (7/1/2020).

Dari hasil penggeledahan petugas kata Iptu Defrizal, berhasil diamankan dari tangan kedua tersangka Barang Bukti (BB) berupa satu paket besar Ganja kering siap edar.

"Satu tumpuk Ganja siap timbang diperkirakan juga satu paket besar. Kemudian 10 buah paket kecil Ganja, satu buah timbangan meja, dan satu onggok ranting Ganja," tambahnya.

Pihaknya juga turut mengamankan BB berupa satu buah hp Samsung lipat dan uang tunai Rp2.115.000,-.

"Kemudian ada juga dua saksi yang kami libatkan dalam penyelidikan kasus ini," katanya.

Penangkapanterhadap kedua tersangka kata dia berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa rumah tersangka EH sering dijadikan tempat untuk melakukan transaksi Narkoba jenis Ganja.

"Mendapati informasi itu tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pasbar langsung menuju TKP. Kedua tersangka bersama BB baru bisa diamankan sekitar pukul 19.30 (6/1) kemarin," katanya.

Saat ini kedua tersangka bersama BB sudah diamankan di Polres Pasbar untuk kepentingan proses penyelidikan hukum lebih lanjut.

"Kita juga bakal melakukan pendalaman dalam kasus ini guna mengungkap adanya tersangka lain yang ikut terlibat," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga