Meresahkan, Satpol PP Bubarkan Tempat Hiburan Malam di Dharmasraya

Meresahkan Satpol PP Bubarkan Tempat Hiburan Malam di Dharmasraya Satpol PP Dharmasraya saat mendata para wanita penghibur yang didapati berada di tempat hiburan malam di daerah itu, Jumat (6/12/2019)(Foto: humas)

Covesia.com - Kegeraman berbagai pihak, terutama para kaum hawa alias ibu ibu dan para perempuan terhadap keberadaan tempat hiburan malam yang melibatkan perempuan penghibur mulai ditanggapi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) Kabupaten Dharmasraya. Pasukan yang dikomandani Akrial, itu Jumat (6/12/19) dinihari mendatangi sebuah lokasi hiburan malam dan membubarkannya.

Menurut Akrial, tempat hiburan malam yang dibubarkan anak buahnya itu berlokasi di Blok C Sitiung I. Tempat hiburan itu menyediakan minuman beralkohol dan juga perempuan perempuan penghibur. Tak pelak, tempat hiburan itu kerap dikunjungi lelaki hidung belang. Tidak sedikit lelaki beristri yang membeli cinta di tempat hiburan malam tersebut. 

"Dari informasi masyarakat itulah kita langsung kirimkan satu pasukan penggerebeg dari Satpol PP. Dan Pasukan yang dikirim langsung melakukan penggerebegan kemudian mengumpulkan para wanita penghibur untuk didata," sebut Akrial, dari rilis yang diterima covesia.com, Jumat.

Selesai didata, para perempuan itu kemudian diceramahi untuk segera meninggalkan profesinya dan kembali kepada keluarganya. Para perempuan cantik diimbau untuk kembali ke kampung halamannya dan kembali kepada keluarganya untuk meneruskan kehidupannya di dunia yang agamis, bukan dunia yang bisa menyeret mereka dalam kutukan sesama perempuan.

"Setelah diberikan peringatan dan mendata para perempuan penjaja cinta itu, kemudian kita lepaskan mereka untuk kembali kepada keluarganya. Kita berjanji akan terus memantau keberadaan hiburan malam tersebut. Jika sudah melanggar norma norma kemasyarakatan, maka kita akan melakukan pembubaran," tegas Akrial.

Menurut Akrial, Pemkab Dharmasraya tidak akan mentolelir seluruh kegiatan yang membuat keresahan dan juga tidak sesuai dengan nilai dan norma setempat. Tempat tempat hiburan hendaknya tetap menjunjung tinggi nilai nilai agama, nilai nilai adat dan juga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Manakala ada tempat hiburan yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka akan tetap diburu dan dibubarkan. 

(ril/don)


Berita Terkait

Baca Juga