Polres Agam Bantah Adanya Pembiaran Kasus Ilegal Loging dan Ilegal Mining

Polres Agam Bantah Adanya Pembiaran Kasus Ilegal Loging dan Ilegal Mining Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan S.IK MH, (Foto: Ist)

Covesia.com - Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan S.IK MH, membantah adanya pembiaran kasus Ilegal loging seperti yang diungkapkan oleh Kepala Departemen Advokasi dan Kampanye Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumbar.

"Tahun 2019, Polres Agam, amankan 10 kasus ilegal loging dan pemilikan hewan dilindungi, 9 dari 10 kasus tersebut, sudah inkrah di pengadilan sementara itu tersangka kasus Ilegal loging di Kecamatan Tanjung Raya dibebaskan karena bisa menunjukkan Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Kamis (5/12/2019).

Dijelaskan Kapolres Agam, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk melakukan penindakan. 

"Setiap ada laporan selalu kita tindak tagas, bahkan bersama-sama BKSDA kita melakukan penangkapan ke lokasi, buktinya ada penindakan 10 kasus dan  bahkan Barang buktinya masih ada bersama kita," jelasnya.

Selain melakukan penindakan, ulas Polres Agam, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Hutan Cagar Alam.

"Tidak hanya penindakan, melalui Unit Satbinmas dan Bhabinkamtibmas, kita selalu menginstruksikan untuk melakukan sosialisasi penyelamatan hewan dilindungi, Illegal loging dan Ilegal mining, apa bahayanya bagi lingkungan serta undang-undang yang akan menjerat pelaku," terangnya.

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga