Irwan Sebut Ada Bakal Calon Gubernur Umbar Janji yang Sulit Diterima Masyarakat

Irwan Sebut Ada Bakal Calon Gubernur Umbar Janji yang Sulit Diterima Masyarakat Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno melakukan foto bersama saat peragaan songket di Gedung BI Sumbar, Rabu (4/12/2019)(Foto: Covesia/Laila)

Covesia.com - Kontestasi Pilkada Sumbar 2020 sudah mulai terasa, apalagi semenjak mengapungnya sejumlah nama Cagub dari berbagai partai. Banyak cara yang dilakukan oleh para calon untuk mendapatkan dukungan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan bahwa membangun Sumbar itu tidaklah mudah. Selain itu masyarakat  tidak suka dengan janji-janji manis yang tidak mungkin direalisasikan.

"Para calon gubernur mendatang memberikan janji-janji yang jauh dari karakteristik masyarakat Sumbar, ini akan sulit diterima bagi mereka," ungkap Irwan Prayitno dalam sambutannya di acara pertemuan tahunan Bank Indonesia 2019 di Aula Anggun Nan Tongga, Padang, Rabu (4/12/2019).

Lebih lanjut Irwan mengatakan, janji yang ditawarkan calon gubernur bahkan ingin menjadikan Sumbar kota metropolitan, tentunya hal itu bukan yang diinginkan masyarakat. "Sumbar itu memiliki kekhasan yang jauh berbeda dari provinsi di Indonesia," jelasnya.

Sebagai daerah yang mayoritas pemeluk agama Islam, para kandidat calon gubernur seharusnya menyadari hal itu, sehingga apa yang dijanjikan itu sesuai dengan kultur masyarakat.

"Jika nuansa yang dibawa tidak sesuai dengan ajaran Islam akan ditolak, namun ini bukan hal yang menghambat kemajuan tapi bagaimana kita memprosesnya," terangnya.

Menurutnya, hal yang dipentingkan oleh masyarakat Sumbar adalah bagaimana mereka sejahtera, makan minum cukup, dan beribadah lancar.

Ia juga mengatakan, di Sumbar teknologi boleh berubah tapi tidak dengan budaya dan agama. Teknologi bukanlah hal yang bisa dielakkan. Sumbar menerima perubahan namun karakteristiknya tidak sulit diubah. "Tidak lapuk oleh hujan, tidak lekang oleh panas," ungkapnya.

Kontributor: Laila Marni

Berita Terkait

Baca Juga