Rekonstruksi Kasus Kekerasan di Bukittinggi, Lima Tersangka Peragakan 38 Adegan

Rekonstruksi Kasus Kekerasan di Bukittinggi Lima Tersangka Peragakan 38 Adegan Rekontruksi Kasus Kekerasan di Bukittinggi, Lima Tersangka Peragakan 38 Adegan, Selasa (3/12/2019)(Foto: covesia/ Debi)

Covesia.com - Kepolisian resor kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menggelar adegan rekonstruksi kasus penemuan mayat Gean Navanda (24) warga Lubuk Begalung Padang, pada Senin (9/9/2019) lalu terhadap lima tersangka yang melakukan pemukulan terhadap korban hingga akhirnya mayat korban ditemukan dalam saluran air di kota Bukittinggi.

Seluruh adegan rekontruksi pemukulan dilakukan di Ramayana Bukittinggi, lokasi dimana korban dikeroyok oleh lima tersangka, Selasa (3/12/2019).

Kepala satuan reserse dan kriminal Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution mengatakan ada 38 adegan rekonstruksi yang diperagakan kelima tersangka dimana empat diantaranya merupakan karyawan di pusat perbelanjaan tersebut, satu tersangka lainnya merupakan seorang petugas keamanan atau security.

"Kelima tersangka masing-masing berinisial R (23), A (29), F (21), RN (19), K (19), masing-masing memperagakan adegan pemukulan terhadap korban hingga akhirnya korban lari dan ditemukan tidak bernyawa dalam saluran air," katanya. 

Pada adegan 19 sampai 28, terang Chairul Amri Nasution menjadi pemukulan fatal seperti penyeretan korban, pemukulan hingga dibenturan ke dinding sehingga mengakibatkan luka memar pada tubuh korban. 

"Adegan rekonstruksi ini dilakukan guna memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri, sehingga berujung kematian seperti kasus ini. Jika ada yang berbuat salah silahkan serahkan kepada yang berwajib," jelasnya. 

Sebelumnya korban Gean meminta izin kepada keluarganya untuk membeli rokok. Namun hingga waktu yang cukup lama Gean tidak kunjung kembali hingga akhirnya ia ditemukan dalam saluran air. 

"Usai dikeroyok korban lari dan berusaha menyelamatkan diri hingga ditemukan tak bernyawa dalam saluran air," katanya. 

(deb/don)


Berita Terkait

Baca Juga