Limapuluh Kota Diguyur Hujan Lebat, Terjadi Banjir di Taram dan Manggilang

Limapuluh Kota Diguyur Hujan Lebat Terjadi Banjir di Taram dan Manggilang Banjir yang menutupi akses jalan di salah satu titik di kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (3/11/2019)(Foto: dok.bpbd)

Covesia - Hampir di seluruh wilayah Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota diguyur hujan lebat sejak Senin (2/11/2019) sore hingga Selasa (3/11/2019) siang. Sejumlah titik tergenang air Dilaporkan Senin malam, debit air naik hingga 50 cm sebabkan banjir di Manggilang, Kecamatan Pangkalan dan di Taram pada Selasa pagi.

Hujan yang terus mengguyur ini pun menurunkan suhu di dua daerah ini. Suhu di Kota Payakumbuh berkisar 23-25 derajat Celcius, Selasa Pagi sempat mencapai 20 derjat celcius. Sedangkan di Limapuluh Kota Selasa pagi sudah mencapai 18-19 derajat celcius.

Kabid Kebencanaan dan Logistik BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol menuturkan hujan yang mengguyur di seluruh Kabupaten Limapuluh Kota masih dalam kondisi terkendali. Belum ada bencana yang membuat status ditingkatkan menjadi siaga.

"Sekarang masih waspada saja dengan bencana. Hujan sejak kemarin hanya membuat genangan air di Manggilang setinggi 50 cm dan taram 30 cm. Kemudian ada longsor kecil di Tarok," sebut Rahmadinol kepada Covesia.com, Selasa siang.

Hujan yang masih terus mengguyur wilayah Kabupaten Limapuluh Kota di prediksi, beberapa titik rawan seperti di kecamatan Payakumbuh, Pangkalan dan Kapur IX akan rawan air kembali meninggi. Pasalnya, daerah ini dikelilingi oleh sungai-sungai besar dan kecil.

"Kalau hujan seperti ini terus. Mungkin ada titik lain yang kebanjiran akibat sungai meluap. Namun, sampai sekarang pantauan kami, belum ada air yang meluap kecuali di Taram dan Manggilang," sebutnya.

Ia juga menyampaikan agar pengendara yang melintas di jalan Pangkalan - kelok sembilan agar berhati-hati disaat hujan seperti ini. Pasalnya daerah tersebut adalah zona rawan longsor. 

(agg/nod)



Berita Terkait

Baca Juga