Peredarannya Makin 'Gila' di Pasaman, Kapolres: Kita Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Peredarannya Makin Gila di Pasaman Kapolres Kita Nyatakan Perang Terhadap Narkoba Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya bersama jajaran saat melakukan konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba di Lubuk Sikaping, Senin (2/11/2019) (Ist)

Covesia.com - Peredaran Narkoba Golongan I jenis tanaman Ganja kering di daerah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat akhir-akhir ini semakin 'gila' hingga mencapai ratusan Kilogram sejak Januari-Desember 2019 ini.

Pelaku pengedar atau kurir tersebut beragam mulai dari warga setempat hingga dari Kab/Kota tetangga yang membawa puluhan paket besar  rata-rata berasal dari Kabupaten Madina-Sumut dan Aceh.

"Kita bersama jajaran Polres Pasaman nyatakan perang dengan Narkoba dalam bentuk apapun peredarannya," tegas Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya usai konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba kepada Covesia.com, Senin (2/12/2019).

Tak tanggung-tanggung, AKBP Hendri Yahya sudah menegaskan kepada seluruh jajarannya hinga Bhabinkamtibmas untuk bersama-sama memberantas peredaran Narkoba tersebut hinga ke perkampungan masyarakat.

"Sudah saya sampaikan, kalau ada kelihatan oknum pelaku pengedar maupun pemakai, langsung sikat dan amankan. Aparat sudah selalu siaga akan hal ini. Kemudian kami sampaikan tidak ada toleransi dalam hal ini. Tidak pandang bulu, untuk itu diminta kepada masyarakat agar selalu menjadi mitra kami dalam mengubgkap kasus Narkoba ini," tegasnya.

AKBP Hendri Yahya mengatakan tidak bisa dipungkiri bahwa penyebab utama daerah Pasaman sebagai tempat lalu lintas dan titik tujuan edar pengedar karena kondisi geografis yang menjadikannya pintu masuk dari arah Sumatera Utara.

"Dari hasil tangkapan kami, seluruh BB Narkoba itu rata-rata berasal dari Madina-Sumut dan Aceh. Nah kondisi geografis Pasaman yang menjadi pintu masuk dari arah tersebut ke Sumatera Barat dan lainnya. Untuk itu kami meminta semua pihak terutama Pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk bersama-sama berkomitmen memberantas ini," harapnya.

Sebelumnya, jajaran Satres Narkoba Polres Pasaman meringkus seorang tersangka Narkoba berinsial HF(17) merupakan pelajar kelas 3 SMA asal Kota Pariaman yang diringkus di Jalan Lintas Sumatera Medan- Bukittinggi tepatnya di Depan SPBU Pertamina Pertanian Rao, Jorong Sumpadang, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao sekitar pukul 22.30 WIB, Sabtu (30/11) kemaren.

Dari tangan tersangka turut diamankan BB berupa 21 paket besar Ganja kering siap edar. Sementara seorang tersangka lagi rekan HF (17) yang berinisial BTP berhasil melarikan diri kearah belakang SPBU Pertanian Rao. Saat ini masih dalam pengejaran dan sudah masuk DPO Polres Pasaman.

Selanjutnya yang hanya berselang tiga jam setelah itu, Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat kembali meringkus lima orang tersangka pengedar Narkoba Golongan I beserta 51 paket besar Ganja kering di Jalan Lintas Sumatera Medan-Bukittinggi bertempat di Jorong Petok, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti sekitar pukul 01.30 WIB, Minggu (1/12) dini hari.

Dari hasil operasi penangkapan besar tersebut berhasil diamankan enam orang tersangka dengan Barang Bukti (BB) berupa 72 paket besar Ganja kering. Dari jumlah itu berat kotor semuanya sekitar 78,7 Kilogram. Saat ini tersangka dan BB sudah diamankan di Polres Pasaman untuk proses hukum lebih lanjut.

(eri/don)



Berita Terkait

Baca Juga