Jaringan Peduli Disabilitas: Ada Tindak Diskriminatif Terhadap CPNS Disabilitas di Sumbar

Jaringan Peduli Disabilitas Ada Tindak Diskriminatif Terhadap CPNS Disabilitas di Sumbar Foto: Laila Marni/covesia.com

Covesia.com - Jaringan peduli disabilitas yang terdiri dari berbagai komunitas seperti HWI, PPDI, LBH Padang dan LP2M menilai adanya diskriminalisasi terhadap calon PNS penyandang disabilitas di Sumbar.

"Kita ingin mendapatkan informasi terkait CPNS untuk disabilitas yang menurut kami mengalami diskriminasi," ungkap Antoni Tsaputra Sekretaris PPDI kota Padang saat audiensi dengan BKD Sumbar, Senin (2/12/2019).

Menurutnya, pemerintah memang memberikan peluang untuk difabel, namun ada persyaratan yang membatasi. "antaranya, mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik," jelasnya.

Ia menyayangkan pembatasan tersebut dikarenakan jika penyandang disabilitas memenuhi persyaratan pendidikan tapi karena tidak bisa mendengar langsung diskualifikasi. Baginya tersebut tidak adil.

Tidak hanya itu, Antoni juga mengatakan sebenarnya pemerintah bisa saja melebihkan kuota dari dua persen untuk disabilitas. "dua persen itu persyaratan minimal berdasarkan undang-undang," ungkapnya.

Jika pemerintah memiliki keinginan serius untuk memenuhi hak disabilitas, tentu saja kendala yang dihadapi bisa diatasi. "Tak perlu harus dari pusat dulu mengambil tindakan pemenuhan fasilitas disabilitas," ujarnya.

Antoni menilai, kebanyakan keputusan tidak melibatkan teman-teman disabilitas. "Seharusnya kejadian yang dialami oleh DRG Romi waktu itu bisa dijadikan contoh," tutupnya.

Kontributor Padang: Laila Marni


Berita Terkait

Baca Juga