Kerugian Materil dalam Peristiwa Kebakaran di Kampung Banjar Masin Pasaman Mencapai Rp400 Juta

Kerugian Materil dalam Peristiwa Kebakaran di Kampung Banjar Masin Pasaman Mencapai Rp400 Juta Foto Kebakaran hebat melanda daerah kawasan padat penduduk Kampung Banjar Masin, Jorong Murni Sontang, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, Pasaman sekitar pukul 15.30 WIB tadi, Sabtu (30/11) kemaren.

Covesia.com - Kerugian materil yang dialami korban dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Kampung Banjar Masin, Jorong Murni Sontang, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman diperkirakan mencapai Rp400 Juta.

"Sekitar Rp400 Juta seluruhnya. Sebelumnya kemaren saya sampaikan 7 unit rumah warga yang terbakar. Setelah kami lakukan pendataan secara rinci, ternyata hanya 5 unit yang terbakar 100 persen. Sementara dua unit lagi hanya sedikit saja yang terbakar,"terang warga setempat yang juga anggota DPRD Pasaman, Selamat Simamora kepada Covesia.com, Minggu (1/12/2019).

Adapun kelima korban pemilik rumah semi permanen tersebut kata dia bernama Ramang Nasution (60), Erdiwan Sitompul (38), Masna (31), Oloan Harahap (60) dan Tiamro (60).

"Untuk korban Ramang Nasution (60) mengalami kerugian materil sekitar Rp150 Juta, Erdiwan Sitompul (38) sekitar Rp50 Juta, dan Masna (31) Rp100 Juta. Kemudian Oloan Harahap (60) Rp 50 Juta dan Tiamro (60) Juta,"tambah Selamat Simamora.

Sementara Sekretaris Nagari Sontang Cubadak, Muhammad Amin mengatakan disamping meludeskan rumah, kobaran api juga turut melalap sejumlah surat berharga milik korban.

"Seperti Ijazah, Kartu Kelurga, surat-surat sepeda motor, Surat tanah, dan surat nikah korban. Belum lagi perlengkapan rumah tangga dan uang tunai Rp1 Juta milik korban Ramang Nasution juga ludes terbakar,"terang Muhammad Amin.

Untuk sementara saat ini semua korban terpaksa mengungsi kerumah kerabat terdekat untuk bertahan hidup.

"Kita juga akan melaporkan data-data kerugian yang dialami korban kepada Pemkab Pasaman untuk ditindaklanjuti. Mudah-mudahan korban segera mendapatkan bantuan untuk mendirikan kembali rumahnya yang ludes terbakar. Kemudian bantuan logistik juga sangat diperlukan korban,"tambahnya.

Pihaknya menduga penyebab kebakaran tersebut akibat konsleting arus pendek listrik dari rumah salah seorang korban.

"Api kemudian dengan cepat menjalar dan menyasar rumah tetangga lainnya. Belum lagi kondisi bangunan rumah yang terbuat dari kayu (semi permanen) dan berada di kawasan padat penduduk juga menjadi pemicu cepatnya lalapan api. Kemudian saat kejadian katanya korban juga tidak berada ditempat, jadi api makin leluasa bergerak membakar rumah korban,"tutupnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk Kampung Banjar Masin, Jorong Murni Sontang, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, Pasaman sekitar pukul 15.30 WIB tadi, Sabtu (30/11) kemaren.

Dari peristiwa tersebut sebanyak 5 unit rumah semi permanen ludes dilalap sijago merah. Karena api dengan cepat menjalar dari rumah yang satu dengan rumah yang lainnya.

(Heri)

Berita Terkait

Baca Juga