Kecelakaan Saat Larikan Diri dari Kejaran Polisi, Dua Tersangka Narkoba Alami Luka Parah

Kecelakaan Saat Larikan Diri dari Kejaran Polisi Dua Tersangka Narkoba Alami Luka Parah Foto Dua tersangka Narkoba yang dirujuk ke RS Bhayangkara Padang, Minggu (1/12/2019) (Ist) Area lampiran

Covesia.com - Dua dari lima orang tersangka Narkoba yang diringkus jajaran Satres Narkoba Polres Pasaman, Sumatera Barat terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya mengatakan dua tersangka ini terpaksa dilarikan ke RS Bahayangkara Padang  karena menderita sejumlah luka serius usai mengalami kecelakaan saat melarikan diri dari kejaran aparat di Jalan Lintas Sumatera Medan-Bukittinggi bertempat di Jorong Petok, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti sekitar pukul 01.30 WIB, Minggu (1/12/2019) dini hari tadi.

"Kedua tersangka tersebut yaitu BAA (34), dan Darmawati (37) warga Simpang Tigo Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo,Pasaman Barat. Karena kedua tersangka ini menderita luka sangat serius disejumlah bagian tubuhnya usai mengalami kecelakaan di daerah Petok, Panti,"terang AKBP Hendri Yahya kepada Covesia.com.

 Usai dicurigai oleh aparat kata dia, kedua tersangka ini bersama rekannya sengaja memacu mobilnya melarikan diri dari kejaran aparat.

"Usai mendapat informasi bahwa akan ada Mobil yang mencurigakan, sehingga petugas sat Resnarkoba di Backup anggota Polsek Rao membuat Blokade si depan mako Polsek Rao untuk melakukan penyetopan sekitar pukul 00 30 WIB (1/12) dini hari tadi. Namun saat mobil tersangka diminta berhenti, malah tersangka BAA (34) sebagai sopirnya langsung menerobos blokade dan menabrak pagar betis dari besi di depan Mako Polsek Rao,"tambahnya.

Pihaknya kemudian melakukan pengejaran terhadap tersangka. Sewaktu pengejaran kemudian Polsek Panti yang dipimpin langsung Kapolsek Panti, Iptu Edwin bersama anggota juga melakukan penghadangan dengan membuat Blokade pagar betis di Simpang Bundaran Panti.

"Namun tersangka dengan kecepatan tinggi juga berhasil menerobos blokade Petugas. Selanjutnya Tim Opsnal Sat Resnarkoba terus melakukan pengejaran. Sesampainya di Petok, Kecamtan Panti mobil yang dikendarai tersangka hilang kendali dan menabrak tiang payung parabola serta satu unit mobil milik warga yang terparkir. Sehingga Mobil Avanza tersangka tersebut slip dan berputar hingga berhenti,"katanya.

Akibat kecelakaan tersebut tiga tersangka BAA (34), DW (37) dan RD (26) mengalami luka-luka disejumlah bagian tubuhnya. "Namun cuma dua terdangka yang dirujuk ke RS Bhayangkara Padang. Sementara tersangka RD (26) hanya dirawat di RSUD Lubuk Sikaping,"tutupnya.

Sebelumnya jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat meringkus tiga orang tersangka pengedar Narkoba Golongan I beserta 51 Kilogram Ganja kering yang hanya berselang sekitar tiga jam dari penangakapan sebelumnya di Jalan Lintas Sumatera Medan-Bukittinggi bertempat di Jorong Petok, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti sekitar pukul 01.30 WIB, Minggu (1/12/2019) dini hari tadi.

Tiga tersangka dintaranya merupakan pengedar masing-masing berinisial BAA (34), dan Darmawati (37) warga Simpang Tigo Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo,Pasaman Barat. Kemudian RD (26) warga Palembang. Disamping itu ada dua orang tersangka lagi yang berperan sebagai pengawal atau pembersih jalan jika ada polisi yang razia yang berinisial DASA (31) dan DESE (23) warga Simpang Tigo Bedeng Jorong Sungai Talang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat.

Sementara tiga jam sebelumnya, jajaran Satres Narkoba Polres Pasaman juga sudah meringkus seorang tersangka Narkoba berinsial HF(17) merupakan pelajar kelas 3 SMA asal Kota Pariaman yang diringkus di Jalan Lintas Sumatera Medan- Bukittinggi tepatnya di Depan SPBU Pertamina Pertanian Rao, Jorong Sumpadang, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao sekitar pukul 22.30 WIB, Sabtu (30/11/19) kemaren.

Dari tangan tersangka turut diamankan BB berupa 21 Kilogram Ganja kering siap edar. Sementara seorang tersangka lagi rekan HF (17) yang berinisial BTP berhasil melarikan diri kearah belakang SPBU Pertanian Rao. Saat ini masih dalam pengejaran dan sudah masuk DPO Polres Pasaman.

(Heri)

Berita Terkait

Baca Juga