Warga Nagari Pilubang-Padang Pariaman Geger, Ada Temuan Tengkorak Kepala Manusia di Ladang

Warga Nagari PilubangPadang Pariaman Geger  Ada Temuan Tengkorak Kepala Manusia di Ladang Pihak Kepolisian saat mengevakuasi penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia di di Korong Padang Galo, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman, Sabtu (30/11/2019)(Foto: dok. polsek sungai limau)

Covesia.com - Saat membersihkan ladangnya, seorang warga dikagetkan dengan temuan tengkorak kepala dan beberapa tulang belulang manusia, di Korong Padang Galo, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman.

"Kejadian yang terjadi pada Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 14.30 WIB itu, pertama kali diketahui oleh saksi atas nama Agus (47)," kata Kapolsek Sungai Limau, Iptu Nasirwan kepada covesia.com.

Lanjut Iptu Nasirwan, saat itu Agus bekerja membersihakan Ladangnya,  kemudian pada saat membersihkan ladang tersebut, menemukan tengkorak kepala dan beberapa tulang belulang manusia.

"Selain tulang belulang, Agus juga menemukan satu helai baju kemeja kotak-kotak panjang tangan, satu helai celana panjang warna abu-abu, dan satu helai kain sarung," sebut Nasirwan.

Setelah itu, Agus tersebut memberi tahukannya kepada warga lain, dan selanjutnya warga memberi tahu kepada pihak Kapolsek Sungai Limau. 

Dikatakan Nasirwan, dapat informasi tersebut, kemudian anggotanya turun ke lokasi yang dimaksud. Ternyata informasi tersebut benar adanya.

"Dari keterangan saksi kami dapat di lokasi, atas nama Zainul Abidin dan Ali Munzir yang juga merupakan anak kandung dari korban menyatakan, bahwa tengkorak tersebut adalah ayahnya yang hilang pada Selasa 20 November 2018, sekitar satu tahun lalu," ucapnya. 

Sebab mereka itu mengenali pakaian yang juga ditemukan di lokasi kejadian. Menurut keterangannya, tengkorak kepala dan tulang belulang itu ayahnya yang bernama Alwir (90) yang merupakan pensiunan veteran, warga Durian Payung, Korong Duku, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau.

Nasirwan mengatakan, untuk saat ini pihak keluarga korban dan pihak kepolisian tengah berupaya untuk menemukan tulang lainnya yang belum ditemukan. 

"Kemudian pihak keluarga juga telah menerima kematian korban, dan tidak ingin diautopsi. Pihak keluarga juga berencana akan menyemayamkannya secara layak," tutup Nasirwan.

(per/don)


Berita Terkait

Baca Juga