Melalui Randai, Bawaslu Sumbar Soalisasikan Pengawasan Partisipatif Pilkada 2020

Melalui Randai Bawaslu Sumbar Soalisasikan Pengawasan Partisipatif Pilkada 2020 Melalui Randai, Bawaslu Sumbar Soalisasikan Pengawasan Partisipatif Pilkada 2020 (Foto: Peri)

Covesia.com - Melalui kesenian tradisional Minangkabau yaitu randai, Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumbar, sosialisasikan pengawasan partisipatif, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 nanti. 

"Sebab, randai tersebut salah satu kesenian yang berisi pesan-pesan moral," sebut Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Sumbar, Vifner pada Rabu (27/11/2019), di Kota Pariaman. 

Lanjut Vifner, jadi diharapkan dengan dilakukannya metode tersebut, bisa meningkatkan pengawasan partisipatif dari masyarakat. Karena pengawasan partisipatif dari masyarakat ini, diperlukan untuk mengawasi pelaksanaan pilkada.

"Makanya kami memilih randai ini, selain kebudayaan Minang, kemudian randai juga masih termasuk digemari masyarakat," sebut Vifner.

Dikatakan Vifner, untuk itu kepada masyarakat, hendaknya ikut serta mengawasi tahapan pilkada dan memantau terkait kecurangan yang dilakukan oleh pasangan calon nantinya. 

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Pariaman, Riswan mengatakan, kesuksesan pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, tidak terlepas dari pengawasan partisipatif dari seluruh lapisan masyarakat.

"Makanya itu, kami perlu memberikan pemahaman dan kepedulian dari masyarakat," ujarnya.

Kata Riswan, untuk itu salah satu upaya untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan pengawasan partisipatif yaitu sosialisasi yang saat ini lebih difokuskan menggunakan sarana budaya. 

(per/don)


Berita Terkait

Baca Juga