Belum Ada Solusi, Kemacetan Kawasan Pasar Padang Luar Belum Teratasi

Belum Ada Solusi Kemacetan Kawasan Pasar Padang Luar Belum Teratasi Foto: Debi Kurnia

Covesia.com - Kemacetan di kawasan Pasar Padang Luar, Bukittingfi bukan menjadi pemandangan yang baru bagi masyarakat dan penguna jalan yang melintasi kawasan tersebut. 

Kemacetan terjadi diakibatkan seringnya angkutan umum yang ngetem dipinggir jalan sembari menunggu penumpang serta kendaraan muatan yang bongkar muat sayur-sayuran di badan jalan. 

Namun pantauan di lokasi tidak terlihat petugas kepolisian yang mengatur arus lalu lintas, meski terkadang ada namun belum mengurai kemacetan yang ada. 

Menanggapi hal demikian, anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat Ismunandi Sofyan saat dihubungi mengatakan kemacetan kawasan pasar padang luar hingga saat ini belum bisa diatasi karena belum adanya kesadaran pengguna jalan terlebih angkutan umum dan kendaraan yang bonhkat muatan di badan jalan. 

“Ini bukan hanya selalu diatur oleh pihak kepolisian dan instansi terkait namun perlu adanya rasa kesadaran pengguna jalan dan masyarakat sekitar," ucapnya, Rabu (27/11/2019).

Ia juga menyebut sebelumnya juga sudah ada kesepakatan untuk membangun flyover di Pasar Padanv Luar sebagai solusi mengatasi kemacetan. Namun masyaraka sekitar menolak sehingga pembangunan pun tidak jadi dilaksanakan. 

"Meski demikian, pihak terkait harusnya mensiagakan personil, baik itu dari kepolisian maupun dishub untuk mengatur lalin dan mengurai kemacetan," tambahnya. 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bukittinggi. AKP. M Rizky Cholid menuturkan pihaknya sudah berupaya mengantisipasi kemacetan yang pasar Padang Luar yang diakibatkan banyak pedagang yang berdagang sampai memakan bahu jalan, gerobak yang melintasi jalan dan angkutan umum yang ngetem di bahu jalan.

“Kami dari pengaturan lalulintas sudah sering kali melakukan himbauan terhadap sopir-sopir angkutan umum supaya jangan ngetem di bahu jalan dan sudah kami berikan sangsi tilang terhadap pelangar, namun itu tidak memberikan efek jera," ujarnya.

Tidak hanya sampai disitu, pihaknya juga sudah mengirim surat ke Dishub dan Satpol PP Kabupaten Agam untuk melakukan pemantauan dan penertiban terhadap pedagang-pedagang yang bandel yang berjualan di bahu jalan dan kendaraan yang parkir di bahu jalan karena lokasi Padang Luar berada di Kabupaten Agam.

“Hingga saat ini belum ada respon dari pihak terkait, akan tetapi pihaknya terus berupaya melakukan pengaturan dan pengamanan jalur Padang Luar secara maksimal agar kelancancaran arus di Pasar Padang luar tidak menghambat pengguna jalan yang melintas," tutupnya. 

(deb) 


Berita Terkait

Baca Juga