Banjir Bandang di Galapuang-Agam, Dua Rumah Kayu Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang di GalapuangAgam Dua Rumah Kayu Dilaporkan Hanyut Tampak rumah warga yang terkena material banjir bandang di Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, Rabu (20/11/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (20/11/2019) menyebabkan banjir bandang di Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya.

Camat Tanjung Raya Handria Azmi mengatakan curah hujan yang terjadi semenjak pukul 16.30 wib menyebabkan banjir bandang dan menghanyutnya 2 unit rumah semi permanen, tidak hanya itu  sebanyak 7 rumah dan 1 mesjid beserta MDA juga ikut terdampak genangan lumpur.

"Kita sudah berada di lokasi untuk penanganan, korban yang terdampak sedang dievakuasi," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com.

Dijelaskannya hingga saat ini curah hujan masih terjadi di sekitar lokasi, banjir membawa material lumpur dan kayu memadati badan jalan dan menggapai pemukiman.

"Untuk akses lalu-lintas saat ini putus total, sementara ini  pembersihan lumpur dikerjakan menggunakan peralatan ringan dan kita sedang menunggu kedatangan alat berat," lanjutnya.

Hingga berita ini diturunkan pihaknya belum bisa memastikan berapa kerugian materil, sementara itu curah hujan masih berpotensi membawa material longsor. "Tim BPBD, TKSK Pemerintah kecamatan, Nagari TNI Polri saat ini masih berusaha melakukan pembersihan," tutupnya.

(han/don)


Berita Terkait

Baca Juga