Populasi Meningkat, Tangkapan Ikan Nelayan Di Danau Maninjau Agam Naik 4 Kali Lipat

Populasi Meningkat Tangkapan Ikan Nelayan Di Danau Maninjau Agam Naik 4 Kali Lipat Caption Foto : Nelayan Di Koto Kacian Sedang Mengangkut Hasil Tangkapan Okan di Danau Maninjau Johan/Covesia

Covesia.com - Hasil tangkapan ikan nelayan di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) beberapa pekan terakhir meningkat.

Salah seorang nelayan tangkap di Nagari Koto Kaciak, St Rajo Intan mengatakan, dalam satu kali ke danau, ia bisa menangkap hingga 40 Kg ikan, jumlah tersebut meningkat 4 kali lipat dari hari-hari biasanya. "Ikan sedang banyak, biasanya satu kali kedanau paling banyak 10 kg saat ini bisa 40 kg," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com Minggu (17/11/2019).

St Rajo Intan menangkap ikan menggunakan  jaring yang dipasang di sekitar Karamba Jaring Apung (KJA).  Ia pergi ke danau Maninjau menjelang subuh menggunakan sampan kecil kemudian memasang perangkap jaring dan kembali ke darat saat mata hari sudah sepenggalang. "Kami disini menangkap ikan saat pagi jika sudah siang ikan biasanya akan bersembunyi ke dasar sehingga sulit untuk ditangkap," katanya.

Ikan yang ditangkap pun hanya yang berukuran besar atau minimal seukuran 3 jari orang dewasa, jika tertangkap ukura kecil akan dikembalikan lagi ke danau. "Jenis Ikan yang kita tangkap adalah nila majalaya, ahasil tangkapan ini selanjutnya dijual ke pedagang di pasar atau tengkulak," terangnya.

Sementara itu ketua Kelompok Budidaya Ikan Muaro Tanjung, Herman Tanjung mengatakan, populasi ikan di dalam danau beberapa waktu terakhir memang meningkat, bertambahnya jumlah ikan liar  ini terjadi pada bulan-bulan tertentu, seperti saat musim berkembang biak atau purnama.

Dijelaskannya, di Nagari Koto Kaciak, para nelayan tergabung kedalam kelompok Budidaya Ikan Muaro Tanjung. Saat ini kelompok budidaya tersebut sudan memiliki 137 Anggota 137 yang terdiri dari 40 nelayan tangkap dan 97 nelayan KJA. "Saat populasi Ikan di danau meningkat, 97 anggota nelayan KJA ini juga menjadi nelayan tangkap," terangnya.

(han)

Berita Terkait

Baca Juga