Broodstock Center Sumatera, Bupati: Dapat Memicu Pertumbuhan Ekonomi Sungai Dareh dan Dharmasraya

Broodstock Center Sumatera Bupati Dapat Memicu Pertumbuhan Ekonomi Sungai Dareh dan Dharmasraya Foto: Dokumen Pemkab Dharmasraya

Covesia.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia kini tengah membangun pusat pengembangan induk ikan (broodstock center) Sumatera di Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya.

Puluhan miliar dana dari kementerian dialirkan untuk membangun sebuah komplek penelitian sekaligus pusat introduksi teknologi dan juga produsen induk ikan unggul untuk wilayah Sumatera. 

Kamis kemarin, Bupati meninjau proses pembangunan pusat pengembangan induk ikan yang kini dikelola oleh Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam Jambi. Bupati Sutan Riska memprediksi Broodstock center ini bisa memicu dan memacu pertumbuhan ekonomi ibukota, khususnya Sungai Dareh dan sekitarnya.

Ir. Editiawarman, M.S., penanggungjawab pengelola kegiatan Broodstock center menjelaskan, sedikitnya di komplek broodstock center akan dibangun 180 petak kolam dengan berbagai model dan ukuran.

Di lahan seluas 30 hektar itu juga akan dibuat kolam kolam luas sebagai instalasi penjernihan air serta komplek perkantoran, asrama, laboratorium, ruang belajar dan seminar dan beraneka keperluan untuk mendukung suksesnya pengembangan perikanan budidaya air tawar di Sumatera.

Editiawarman memprediksi, satu sampai dua tahun ke depan, Broodstock center akan difungsikan. Semua kelengkapan dan fasilitas akan terus dilengkapi. "Sekarang saja kami sudah berproduksi. Cuma kita sesuaikan dengan fasilitas yang ada. Jadi untuk sementara kami manfaatkan saja sebagai pusat pembesaran calon induk ikan. Ada dua yang kita besarkan di sini, yaitu Nila Jica dan Patin Pangasius," kata putra Pesisir Selatan yang sudah malang melintang di berbagai lembaga riset dan pendidikan ini.

Hanya saja, menurut Editiawarman, dalam proses pembangunan broodstock center ini, ditemui kendala kendala kecil seperti masih adanya oknum yang mengaku sebagai pemilik tanah. "Cuma itu saja masalahnya. Selebihnya aman," kata Edi.

Menanggapi hal itu, Bupati Sutan Riska langsung memberikan petunjuk, agar Walinagari Sungai Dareh memfasilitasinya. "Himbau anak kemenakan kita lalu dibicarakan dengan sebaik baiknya," kata bupati.

Bupati Sutan Riska sendiri mengharapkan pembangunan broodstock center ini bisa segera dirampungkan. Dia berharap, selain akan berfungsi sebagai triger pembangunan perikanan di Kabupaten Dharmasraya, broodstock center juga harus berfungsi sebagai pariwisata daerah.

"Ini akan kita kembangkan juga untuk wisata. Saya yakin ini akan menjadi komplek wisata edukatif bagi sektor perikanan yang dapat memacu dan memicu pertumbuhan ekonomi kita," tegas Sutan Riska.

(ril)

Berita Terkait

Baca Juga