Penerimaan CPNS 2019, drg. Romi Harapkan Tak Ada Lagi Diskriminasi Disabilitas

Penerimaan CPNS 2019 drg Romi Harapkan Tak Ada Lagi Diskriminasi Disabilitas drg. Romi Syofpa Ismael (Foto: M.Iqbal)

Covesia.com - Polemik pembatalan drg. Romi Syofpa Ismael menjadi catatan penting dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia. Tahun 2019 pemerintah akan kembali menyelenggarakan rekrutmen bagi masyarakat yang ingin menguji peruntungan menjadi PNS. 

Dalam kasus drg. Romi, dirinya sempat dinyatakan lulus seleksi dalam pengumuman Sekda Solok Selatan bernomor 800/1031/XII/BKPSDM-2018 pada 31 Desember 2018. Namun kelulusannya ditolak sebagai CPNS di Kabupaten Solok Selatan dengan alasan mengalami kendala kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, dalam penerimaan CPNS tahun 2019, drg Romi mengharapkan tidak ada lagi sikap diskriminasi bagi penyandang disabilitas dalam rekrutmen CPNS. "Saya harap tak ada lagi Romi-romi selanjutnya," ucapnya di Kantor LBH Padang, Sabtu (12/10/2019). 

Bagi penyandang disabilitas, drg. Romi menginginkan sikap kesetaraan dalam bekerja hingga kesempatan dalam memperoleh pendidikan. "Jangan ada lagi sikap diskriminasi bagi penyandang disabilitas," harapnya. 

Romi pun juga menceritakan, sejak bekerja di rumah sakit RSUD Solok Selatan, Sumatera Barat, dirinya merasa nyaman berkerja disana. "Karena aksesnya ramah bagi disabilitas, makanya saya nyaman bekerja disana," tuturnya.

"Beda dengan tempat kerja sebelumnya, saya membikin aksesnya sendiri," tuturnya.

Seperti diketahui, pemerintah kabupaten telah mengeluarkan SK dengan nomor 813/200/BKPSDM/Bupati-2019, tentang pengangkatan CPNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk drg. Romi.

Kontributor: M.Iqbal



Berita Terkait

Baca Juga