BNNK Pariaman Lakukan Tes Urine Terhadap Petugas Lapas

BNNK Pariaman Lakukan Tes Urine Terhadap Petugas Lapas Ketua BNNK Pariaman, Mardison Mahyuddin, saat tes urine sejumlah petugas Lapas Kelas II B Pariaman, Jumat (11/10/2019)(Foto: humas)

Covesia.com - Guna memastikan semua petugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pariaman, terbebas dari narkoba. Maka pihak lapas bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pariaman, melakukan tes urine kepada petugas di sana.

"Ada puluhan petugas yang dilakukan tes urinnya. Hal itu guna memastikan isu yang beredar, banyaknya peredaran narkoba di lapas ini," sebut  Ketua BNNK Pariaman, Mardison Mahyuddin, di Lapas Kelas II B Pariaman, pada Jumat (11/10/2019).

Lanjut Mardison, nanti untuk hasil pemeriksaan tes urine ini, akan disampaikan tiga hari ke depan. 

"Seandainya setelah hasil ini ke luar, ditemukan ada petugas yang positif menggunakan narkoba. Maka kami akan menyerahkannya kepada pimpinan lapas di sini, biar diberikan sanksi olehnya," ucap Mardison.

Disebutkan Mardison, pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap pihak Lapas Kelas II B Pariaman, untuk memberantas narkoba.

"Karena jika seluruh petugasnya bebas narkoba dan berkomitmen memberantasnya, maka lembaga ini akan bebas dari barang haram tersebut," kata Mardison.

Mardison menyebutkan, pemeriksaan urine ini, tidak hanya di lapas saja. Nanti pihaknya juga akan melakukannya secara bertahap kepada semua pegawai yang ada di istansi pemerintah di Pariaman guna.

"Dilakukan pemeriksaan, agar semua pihak benar - benar terbebas dari penyalahgunaan narkoba di Pariaman ini," ujarnya.

Sementara itu, Kalapas Pariaman, Pudjiono Gunawan mengungkapkan, kegiatan tes urine ini dilakukan merupakan rangkaian peringatan Hari Dharma Karyadhika atau hari ulang tahun Kementerian Hukum dan HAM.

"Makanya dalam peringatan tersebut, saya ingin memastikan semua petugas di lapas ini bebas dari penyalahgunaan narkoba," kata Pudjiono.

Sebab sebelum membina narapida di lapas ini. Maka petugasnya harus terbebas dulu dari penyalahgunaan narkoba.

Kontributor: Peri Musliadi

Berita Terkait

Baca Juga