Dekranasda Pariaman Gandeng BDI Padang Gerakkan Kembali Batik Sampan

Dekranasda Pariaman Gandeng BDI Padang Gerakkan Kembali Batik Sampan Foto: Peri Musliadi

Covesia.com - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pariaman, menggandeng Balai Diklat Industri (BDI) Kota Padang, untuk menggerakan dan menghidupkan kembali Batik Sampan di daerah itu.

"Kegiatan ini atas dasar keinginan semua pihak, guna menghidupkan kembali salah satu aset daerah Kota Pariaman yang telah lama hilang," ungkap Ketua Dekranasda Kota Pariaman, Lucyanel Genius. 

Lanjut Lucyanel Genius, dalam menghidupkan kembali Batik Sampan ini, pihaknya menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) pembuatan batik tulis, khususnya Batik Sampan Angkatan XIV.

"Sebab batik itu, sudah dikenal sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang telah mencapai skala regional (Asia). Bahkan internasional," ucap Lucyanel.

Disebutkan Lucyanel, untuk di Sumbar saja dalam sejarah batik, ternyata merupakan langkah awal dari perkembangan batik itu sendiri. Karena perusahaan batik pertama yang ada di Pariaman.

"Lebih tepatnya di Dusun Sampan, Desa Punggung Ladiang, Kota Pariaman," ujarnya.

Makanya ia menginginkan Batik Sampan ini dapat diproduksi kembali secara berkesinambungan. Bukan hanya sekedar pelatihan saja dan bisa membatik. 

"Ke depan motif Batik Sampan ini, akan kami jadikan sebagai bahan untuk baju batik yang wajib dipakai oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Pariaman," sebutnya.

Kontributor: Peri Musliadi

Berita Terkait

Baca Juga