Harga Gas Elpiji 3 Kg Capai Rp30 Ribu di Padang, Warga: Karena Kebutuhan Terpaksa Dibeli

Harga Gas Elpiji 3 Kg Capai Rp30 Ribu di Padang Warga Karena Kebutuhan Terpaksa Dibeli Tampak seorang pedagang gas elpiji 3 Kg sedang menyusun tabung gas yang kosong di warungnya, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Padang, Kamis (10/10/2019)(Foto: Covesia/ M.Iqbal)

Covesia.com - Masyarakat Kota Padang, Sumatera Barat sejak satu bulan terakhir mengeluhkan untuk mendapatkan tabung gas elpiji 3 Kg. Kelangkaan tersebut ditandai dengan kosongnya gas-gas elpiji 3 Kg di warung maupun di pangkalan. 

"Sekarang saya susah sekali untuk mendapatkan gas ukuran 3 Kg, saya tadi ke warung sudah tidak ada lagi stok gas, terpaksa saya mencari ke warung yang jauh dari rumah," tutur Eni (47) masyarakat asal Lubuk Lintah, Kamis (10/10/2019).

Eni mengeluhkan, dirinya sekarang membeli gas yang harganya mencapai Rp25 ribu hingga Rp30 ribu. "Saya terpaksa membeli gas dengan harga yang tinggi, namanya juga kebutuhan, terpaksa saya membeli dengan harga yang mahal," ujarnya. 

Eni mengatakan, kelangkaan tersebut telah dirasakannya sejak satu bulan terakhir. "Saya merasakan kelangkaan ini sejak satu bulan terakhir ini," imbuhnya.

Senada dengan Eni, Fazari (22) pengusaha tahu brontak di Andalas, Padang juga menyesalkan tingginya harga gas elpiji 3 Kg. Ia pun mengaku terpaksa membeli harga yang sangat tinggi mencapai Rp30 ribu. "Untuk kebutuhan dagang, saya terpaksa membeli dengan harga segitu," ucapnya.

Fazari menyebutkan, usahanya juga sempat tutup untuk beberapa hari karena kelangkaan gas melon tersebut. "Pernah tutup dagangan saya gara-gara kelangkaan gas elpiji," sebutnya.

Ia pun berharap agar pangkalan gas elpiji lebih selektif lagi untuk memperjualbelikan bahan bakar tersebut. "Saya berharap pangkalan lebih bisa menyeleksi para pembeli yang nakal," lanjutnya.

Kontributor: M.Iqbal

Berita Terkait

Baca Juga