Pengerjaan Terbengkalai, Trotoar di Bukittinggi Ancam Keselamatan Pejalan Kaki

Pengerjaan Terbengkalai Trotoar di Bukittinggi Ancam Keselamatan Pejalan Kaki Pengerjaan trotoar di salah satu jalan di Kota Bukittinggi yang terbengkalai dan bisa ancam keselamatan pejalan kaki, Selasa (8/10/2019)(Foto: Covesia/ Debi)

Covesia.com - Pengerjaan sejumlah trotoar di kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) nyaris mengancam keselamatan pejalan kaki.

Pantauan Covesia.com di lapangan, Selasa (8/10/2019) terlihat sejumlah pengerjaan di beberapa titik, tak tampak pekerja yang sedang melakukan perbaikan trotoar.

Hampir seluruh lobang saluran drainase di Bukittinggi dalam kondisi terbuka tanpa adanya penutup sehingga membahayakan pejalan kaki.

Seperti pantauan Covesia.com di salah satu pekerjaan trotoar di jalan Syekh M. Jamil Jambek, kawasan pasar bawah Bukittinggi. Dilokasi kedua sisi jalan menjadi proyek pengerjaan trotoar.

Kondisi trotoar juga diperparah dengan material pekerjaan yang berserakan di lokasi serta ditambah dengan sejumlah PKL yang memadati badan jalan, sehingga menghambat pejalan kaki.


Tak hanya itu, lokasi itu juga merupakan kawasan padat, dimana ada 4 sekolah, jalur transportasi dan kawasan pasar.

Salah seorang pengguna jalan yang juga pelajar di salah satu sekolah di kawasan tersebut, Rozi (17) kelas IX menyampaikan bahwa ia merasa terganggu sekali dengan adanya pengerjaan trotoar yang tidak selesai dan terbengkalai.

"Ini sangat menganggu pejalan kaki, apalagi pengerjaan terbengkalai. Kadang pekerjanya terlihat kadang tidak. Kalau tidak berhati-hati bisa terjatuh," katanya, saat diwawancarai Covesia.com, Selasa (8/10/2019).

Ia juga menyayangkan kondisi itu sudah berlangsung sepakan terakhir, sejumlah pekerja tidak terlihat lagi mengerjakan trotoar tersebut sehingga material pekerjaan berserakan di lokasi.

(deb/don)


Berita Terkait

Baca Juga