Polisi Ringkus Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Mentawai

Polisi Ringkus Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Mentawai Foto: Septin Rahayu

Covesia. com - Satresnarkoba Polres Kepulauan Mentawai mengamankan dua pria berinisial E  (27) seorang pelajar/mahasiswa dan S (21) pengangguran, saat sedang berjalan di dusun Mapaddegat desa Tuapejat kecamatan Sipora utara pada Sabtu, (5/10/2019) sekira pukul 23.00 Wib. 

"Kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di tepi jalan dusun Mapaddegat sering terjadi transaksi narkoba. Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan, kita berhasil menangkap kedua tersangka," ungkap Kapolres Mentawai AKBP Dody Prawiranegara saat press release di Mako Polres Mentawai, senin (7/10)2019). 

Lebih lanjut AKBP Dody Prawiranegara mengatakan bahwa kedua tersangka saat itu diberhentikan, ditangkap, dan digeledah. Kemudian ditemukan Barang Bukti  berupa dua paket kecil plastik bening berisi butiran berbentuk kristal diduga narkotika golongan I jenis sabu-sabu di saku depan kanan E dan satu buah kaca pirek di saku celana kiri S. Selanjutnya, kedua tersangka langsung digelandang ke Mako Polres Mentawai. 

Barang Bukti yang diamankan di Polres Mentawai diantaranya dua paket kecil plastik bening berisi butiran berbentuk kristal diduga narkotika golongan I jenis sabu-sabu dan satu buah kaca pirek, satu unit HP dan sejumlah barang bukti lainnya.

"Setelah dilakukan cek urin, keduanya positif narkoba. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih dalam lagi terkait sumber atau jaringan pengedaran narkotika tersebut," imbuh Dody. 

Diketahui, E sebagai kurir (mengambil dan mengantarkan barang) terancam dijerat pasal 114 (1) Jo pasal 112 (1) Jo, pasal 132 (1) Jo, pasal 127 ayat 1 huruf a UU no 35 tahun 2009 dengan penjara 5 hingga 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 Miliar hingga Rp 10 miliar. 

Kemudian S sebagai pengguna dijerat pasal 112 (1) Jo,pasal 132 (1) Jo, pasal 127 ayat 1 huruf a UU no 35 dengan penjara 4-12 tahun dan denda Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar. 

"Kami tidak main-main dengan kata narkoba. Siapapun itu, jika terlibat narkoba akan kita proses," tegasnya. 

Ia juga berharap agar komitmen Polres Mentawai didukung oleh peran serta masyarakat. 

"Jangan khawatir dan takut melaporkan adanya penggunaan narkoba ke polres Mentawai," pungkasnya. 

Ia mengimbuhkan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan tim dari Polda Metro Jaya, Ditres Narkoba Mabes Polri, Bareskrim Polri, dan Polda sumbar, bila ada indikasi jaringan internasional dan jaringan lainnya yang masuk ke wilayah Sumatera Barat khususnya Mentawai untuk melakukan back up atau penyelidikan. 

Kontributor: Kornelia Septin Rahayu


Berita Terkait

Baca Juga