Tidak Mengantongi Izin, Pembangunan Menara Telekomunikasi di Agam Dihentikan

Tidak Mengantongi Izin Pembangunan Menara Telekomunikasi di Agam Dihentikan Tidak Mengantongi Izin, Pembangunan Menara Telekomunikasi di Agam Dihentikan (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Satuan Polisi Pamong Praja,  Pemadam Kebakaran (Sat Pol PP Damkar) Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, hentikan sementara pengerjaan Menara telekomunikasi di Jorong Tambuo, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang.

Kasat Pol PP Damkar Agam, Kurniawan Syahputra melalui Penyidik PPNS M Arnis mengatakan, penghentian pengerjaan tersebut dilakukan karena belum adanya izin mendirikan bangunan.

"Pengerjaan menara yang dilakukan oleh PT Sentra Tama Menara Indonesia ini terpaksa kita hentikan sementara sampai izin mendirikan bangunan keluar," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Sabtu (5/10/2019).

Dijelaskan M Arnis, Sebelumnya pihak perusahaan sudah mengajukan izin ke Dinas PUPR Agam namun rekomendasi tersebut belum diajukan PUTR ke Dinas pelayanan terpadu dan tenaga kerja sehingga belum diberi izin.

"Tidak hanya itu Pemda Agam juga susah mengeluarkan surat peringatan 1 2 dan 3 serta meminta keterangan pihak perusahaan namun mereka tetap melakukan pekerjaan dengan alasan jika dihentikan sekarang bisa menimbulkan kecelakaan," jelasnya.

Menurutnya lambannya izin mendirikan bangunan disebabkan masyarakat yang berada di sekitar menara telekomunikasi  mengajukan keluhan kepada Pemda Agam, sehingga izin belum juga dikeluarkan hingga permasalahan tersebut selesai.

"Saat ini pengerjaan susah mencapai 40 persen namun terpaksa kita segel yang disaksikan perwakilan perusahaan walinagari, jorong dan Kasi Transtib kecamatan Tilatang Kamang. Kita berharap permasalahan ini cepat selesai sehingga pengerjaan bisa dilanjutkan kembali," terangnya.

(han/nod)

Berita Terkait

Baca Juga