BMKG: Hari Ini Kualitas Udara di Sumbar Mencapai Rekor Terburuk

BMKG Hari Ini Kualitas Udara di Sumbar Mencapai Rekor Terburuk Tampak kabut asap yang menyimuti kota Bukittinggi dan gunung Marapi pandangan dari kawasan Jam Gadang, Sabtu (21/9/2019)(Foto: Covesia/ Debi)

Covesia.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun GAW Koto Tabang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sebutkan kualitas udara di Sumbar hari ini, Senin mencapai rekor terburuk tahun ini.

"Berdasarkan pengukuran grafik PM10, indikator polutan partikulat seperti debu dan partikel asap sejak siang dan malam hari, Minggu (22/9/2019) konsisten berada di atas baku mutu atau nilai yang ditolerir. Siang hari kemarin mencapi 341 ug/m3 dan malam hari berkisar pada 150-250 ug/m3. Baku mutu PM10 = 150 ug/m3," jelas Kepala BMKG Stasiun GAW Koto Tabang, Wan Dayantolis, Senin (23/9/2019) pagi.

Kemudian kata Wan Dayantolis, berdasarkan satelit citra Himawari-8 sebaran asap merata di wilayah Sumbar, akibat komponen angin dari timur yang mengarah dari Riau dan Jambi.

"Berdasarkan model analisis iklim global, sebaran asap mengarah ke daerah sisi barat Sumbar seperti Padang dan Pariaman," sebutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kepekatan asap berdasarkan indikator AOD diprediksi masih akan mencapai maksimum pada senin siang hari ini.

Untuk jarak pandang katanya lagi, pada pandangan mendatar secara umum kurang dari 2 Km.

"Untuk jarak pandang secara pandangan mendatar secara umum kurang dari 2 Km," kata dia.

(deb/don)


Berita Terkait

Baca Juga