Asap Kian Pekat, Langit Payakumbuh dan 50 Kota Mulai Menguning

Asap Kian Pekat Langit Payakumbuh dan 50 Kota Mulai Menguning Tampak langit kota Payakumbuh yang menguning akibat kabut asap di area persawahan di daerah itu, Minggu (22/9/2019)(Foto: Covesia/ Angga)

Covesia.com - Dampak Kebakaran Hutan dan Ladang di Provinsi Riau, makin membuat asap di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota kian pekat. Bahkan Minggu (22/9/2019) pagi, jarak pandang sudah terbatas. Diperkirakan maksimal hanya 15 meter. Bahkan, sekitar pukul 10.00 WIB, langit di Kota Payakumbuh tampak sedikit menguning.

“Kami kira kabut embun tadi pagi yang pekat. Tahunya kabut asap. Tebal kali tadi pagi. Tidak seperti kemarin-kemarin. Kami yang mau lari pagi tidak bisa,” ucap Ramzi, salah seorang warga kota Payakumbuh kepada Covesia.com.

Disebutkan Ramzi, saat dirinya hendak keluar lari pagi. Ia terkaget saat membuka pintu rumah. Terlihat kabut asap yang sangat pekat di luar rumah. Sangat jauh berbeda kabut asap di hari kemarin, Sabtu (21/9/2019). Saat dihirup, ternyata kabut berbau. Tidak seperti embun. Bahkan jarak pandang hanya berkisar 5-7 meter.

Kabut tersebut mulai menipis sekitar pukul 08.30 WIB. Jarak bisa sedikit lebih jauh sekitar 10-15 meter. Namun kabut masih terlihat pekat dan semakin siang, warna langit mulai terlihat menguning sekitar pukul 10.00 WIB.  Sedangkan matahari bisa dilihat dengan mata telanjang dan berwarna merah.

“Ini mulai menguning cahaya langit. Besok apa tidak seperti di Muaro Jambi. Langit merah karena kabut asap,” ucapnya.

Pantauan Covesia.com di jalan utama Payakumbuh, walaupun asap mulai pekat, namun aktivitas masih seperti biasa. Masyarakat tetap keluar rumah walaupun mayoritas menggunakan masker.

(agg)  


Berita Terkait

Baca Juga