Tak Kunjung Diperbaiki, Warga di Pessel Ini Terpaksa Swadaya Perbaiki Jembatan yang Rusak

Tak Kunjung Diperbaiki Warga di Pessel Ini Terpaksa Swadaya Perbaiki Jembatan yang Rusak Tampak sejumlah warga sedang memperbaiki jembatan yang rusak di Pessel, Rabu (18/9/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Sejumlah warga di Kampuang Gantiang Kubang, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) terpaksa memilih melakukan perbaikan jembatan gantung yang rusak, karna jembatan itu, tidak kunjung di perbaiki oleh pemerintah daerah setempat.

Pantauan Covesia.com di lapangan, terlihat sejumlah warga memperbaiki jembatan gantung di kampungnya itu, dengan peralatan apa adanya. Hal demikian, dikerjakan karna jembatan tersebut rusak parah dan juga telah sering memakan korban.

"Karna jembatan ini adalah salah satu jembatan alternatif yang harus dilalui setiap harinya, kami sebagian masyarakat kampung sini mengupayakan perbaikan seadanya, agar nanti tidak memakan korban lagi," ungkap salah seorang pemuda Midun (32) pada Covesia.com Rabu (18/9/2019)

Menurutnya, kondisi jembatan tersebut cukup parah dan jembatan ini butuh perbaikan cepat. Sebab, saat ini, untuk  melalui jembatan sangat sulit.

"Karna sudah ada korban, kita tidak bisa membiarkan jembatan itu dengan kondisi rusak parah. Makanya, kami mengambil inisiatif untuk memperbaiki sendiri. Kami takut, nantinya akan ada korban berikutnya, apabila dibiarkan terlalu lama," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung setempat, Andi Zulma mengatakan, rusak parahnya jembatan gantung tersebut

disebabkan, sering dilalui kendaraan bermuatan berat. Karena memang kebutuhan jembatan tetap dilalui.

"Kalau bisa struktur konstruksi diganti yang lebih kuat. Karena, kalau tidak, tetap saja seperti ini walaupun sudah berkali-kali diperbaiki," jelasnya.

Menurutnya, untuk perbaikan dari warga, ini sudah yang keenam kali diperbaiki. Tapi, tetap saja dengan kondisi sama, tidak bertahan satu bulan kembali rusak.

"Kalau untuk swadaya ini sudah yang keenam kali kami perbaiki. Tapi, masih juga seperti itu juga (cepat rusak)," terangnya.

Mengingat kondisi tersebut, Andi Zulma berharap, Pemda bisa memperhatikan kondisi jembatan tersebut. Sebab, jembatan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dilewati warga. Tidak hanya sekedar akses harian, tetapi juga sudah menjadi arus lalulintas hasil bumi di daerah setempat.

"Kalau bisa ditengahnya itu, dibangunkan pondasi penyangganya bisa lebih kokoh. Sebab, tanpa itu tidak akan bertahan lama. Jadi percuma jika ada perbaikan lagi, tanpa ada kajian serius," tutupnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menjanjikan jembatan ayunan yang rusak di Kampung Ganting Kubang, Nagari Kambang Utara, Kecematan Lengayang bakal dilakukan pada tahun 2020.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Era Sukma Munaf mengungkapkan, perbaikan jembatan tersebut akan dilakukan dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) senilai Rp1 miliar, dengan rencana strukturnya akan diganti dan tetap dengan konstruksi yang sama.

Kontributor Pessel: Indrayen Putra



Berita Terkait

Baca Juga