Kabut Asap Selimuti Pessel dalam Satu Pekan Terakhir, Kualitas Udara Mulai Berubah

Kabut Asap Selimuti Pessel dalam Satu Pekan Terakhir Kualitas Udara Mulai Berubah Kabut asap terlihat di kawasan perbukitan Kabupaten Pesisir Selata, Sumatera Barat, Jumat (13/9/2019) (Foto: Indrayen/Covesia)

Covesia.com - Kabut asap mulai menyelimuti kawasan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) dalam satu pekan terakhir, hal itu menyebabkan indeks kualitas udara di daerah tersebut mulai berubah dari baik menjadi sedang.

"Itu terjadi sudah beberapa hari ini, indeks perubahannya terjadi pada jam-jam tertentu dengan kondisi baik menjadi sedang. Tapi sejauh ini masih dalam kondisi stabil," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pesisir Selatan, Jumsu Trisno kepada awak media, Jumat (13/9/2019).

Ia menambahkan, menyikapi kondisi tersebut pihaknya bakal terus melakukan pemantauan. Jika mengalami kondisi buruk akan dilakukan melakukan himbauan kepada masyarakat.

"Jika kondisi udara buruk, kita imbau dan sarankan masyarakat yang beraktivitas di luar menggunakan masker. Dan itu, juga telah di intruksikan oleh gubernur dan kita akan menindaklanjuti segera," terang Trisno.

Pantauan Covesia.com di lapangan, sebagian daerah di kawasan Pesisir Selatan, mulai diselimuti kabut asap. Kondisi ini sudah terjadi sejak satu pekan. 

Terlihat, kabut asap mulai menggangu pandangan, dimana ketika memandang kearah laut tidak terlalu jelas. Begitupun ketika memandang kearah perbukitan. Dan kondisi ini tidak seperti hari biasanya.

Salah seorang pengendara Tegu (24) mengatakan, kondisi ini sudah dirasakannya selama satu minggu ini. Ketebalan asap terlihat jelas ketika memandang kearah perbukitan dan kearah laut. Apalagi di pagi hari.

"Kabut terlihat jelas tebal di pagi hari. Untuk saat ini, memang belum mengganggu jarak pandang saat berkendara," katanya pada Covesia.

Hal yang sama juga dikatakan, Heru (30) bahwa kabut asap mulai terasa semenjak satu minggu ini. 

"Benar ketebalan kabut asap mulai terasa semenjak satu minggu ini. Tapi sejauh ini belum berdampak pada aktivitas kita,"ucapnya

Melihat kondisi ini, ia selaku warga mulai khawatir. Karna jika kondisi seperti ini berlangsung lama, nanti akan berdampak pada masyarakat banyak.

"Dengan kondisi seperti ini, kita selaku warga berharap pemerintah segera menanggapinya. Karena apabila dibiarkan ini akan mengganggu pernafasan kita," pungkasnya

Reporter Pessel: Indrayen

Berita Terkait

Baca Juga