Dua Pelajar Tenggelam di Pantai Muaro Binguang-Pasbar Ditemukan Dalam keadaan Tak Bernyawa

Dua Pelajar Tenggelam di Pantai Muaro BinguangPasbar Ditemukan Dalam keadaan Tak Bernyawa Tim SAR gabungan saat mengavakuasi korban yang tenggelam di Pasaman Barat, Jumat (13/9/2019)(Foto: Basarnas)

Covesia.com - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan dua orang pelajar yang hilang tenggelam di perairan Pantai Muaro Binguang, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) dalam keadaan meninggal dunia, pada Jumat (13/9/2019) pagi ini.

"Untuk jasad korban Hadi Saputra (15) tadi ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB. Kemudian disusul korban Wahyu (15) sekitar pukul 09.20 WIB, yang tak jauh dari lokasi hilang di perairan Pantai Muaro Binguang, Kecamatan Kinali, Pasbar," terang Koordinator Basarnas Pasaman dan Pasaman Barat, Zulfahmi kepada Covesia.com.

Saat ini kata Zulfahmi, Tim SAR Gabungan tengah mengupayakan proses evakuasi jasad kedua korban dari perairan Pantai Muaro Binguang, Pasbar.

"Kedua jasad korban nanti akan langsung dibawa ke Puskesmas Kinali untuk kepentingan visum. Sebelum kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan," katanya.

Sebelumnya kata Zulfahmi mengatakan kejadian hilangnya pelajar itu berawal ketika korban bersama empat orang temannya Azlan (17), Taufik Hidayat Nurdin (15), Dermawan (14) dan Riki Yono (16) pergi main ke pantai Muaro Bingung pada Kamis (12/9) sekitar pukul 12.30 WIB kemarin.

"Sesampainya di pantai korban dan teman-temannya menyewa sampan atau perahu. Kemudian mereka menaiki sampan untuk bermain dipinggiran pantai sambil mencari hewan umang-umang. Ketika itu arah sampan malah ke tengah yang diduga diseret oleh arus dan membuat ke enam korban panik karena sebagian air masuk ke dalam sampan," katanya.

Saat itu kata dia, semua korban meloncat dari sampan lalu korban pun berusaha berenang ke pinggir pantai. Salah seorang anak Dermawan berhasil selamat ke pinggir pantai lalu dilihatnya teman korban hanya tinggal bertiga.

"Sedangkan korban Hadi dan Wahyu sudah tidak terlihat lagi. Kemudian dia pun mencari pertolongan kepada warga sekitar. Dari keterangan salah seorang anak yang selamat, Taufik saat semua korban meloncat dari sampan dia melihat korban Hadi langsung hilang dan korban wahyu juga berusaha namun tidak beberapa lama juga menghilang," tutupnya.

(eri/don)

Berita Terkait

Baca Juga