Alasan Wako Pariaman Berikan Nama Sekolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB)

Alasan Wako Pariaman Berikan Nama Sekolah Tinggi Ilmu Beruk STIB Walikota Pariaman, Genius umar (Foto: Peri Musliadi/Covesia)

Covesia.com - Kalau ada sekolah tinggi biasanya ada juga sekolah dasarnya. Tapi lain halnya dengan yang ada di Desa Apar, Kota Pariaman. Tidak ada sekolah dasarnya, tapi ada sekolah tingginya yaitu, Sekolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB) Mandiri.

Menanggapi hal itu, Walikota (Wako) Genius Umar menyebutkan, makna atau lahirnya ide memberikan nama STIB, karena dilihat tugas dari beruknya.

"Nama STIB ini maknanya, karena kelapa itukan tinggi. Beruklah yang akan memanjatnya nanti, makanya dibuat STIB ini," sebut Genius pada Kamis (12/9/2019).


Genius mengatakan, sebenarnya sekolah beruk ini bukanlah hal yang baru di Pariaman. Sekolah beruk sudah ada sejak zaman Belanda dulu di Pariaman. 

"Lahirnya Karena kehebatan orang Pariaman dalam berfikir. Sebab memanjat batang kelapa untuk memetik buahnya itukan resikonya tinggi, makanya itu mereka menyuruh beruk untuk memanjatnya," ungkap Genius.

Lanjut Genius, kalau beruk yang memanjatkan, ia memang ahlinya. Sebab beruk itu, kaki dan tangannya dirancak untuk memanjat.

"Beruk kan memang dilatih untuk memanjat, makanya harus diberdayakan dan dilatih. Sehingga bisa dijadikan sebagai suatu macam pekerjaan bagi orang Pariaman," katanya.

Disebutkan Genius, jadi STIB yang ada di Desa Apar itu, bentuk dari hidupnya kembali yang sudah ada sejak zaman Belanda dulu di Pariaman.

"Di sekolah beruk ini, semua orang dari mana saja boleh juga mengantarkan beruknya ke STIB. Seperti dari Agam, Pasaman, dan lainya," ucapnya.

Kontributor Pariaman: Peri Musliadi

Berita Terkait

Baca Juga