Rusak Parah, Masyarakat Gantiang Kubang-Pessel Harapkan Perbaikan Jembatan

Rusak Parah Masyarakat Gantiang KubangPessel Harapkan Perbaikan Jembatan Tampak Dua orang warga di atas jembatan yang rusak sambil memegang kertas yang bertuliskan "Minta Tolong Kepada Bupati Pessel, untuk Segera Memperbaiki Jembatan Kami, Melalui Kebijakannya" ( Foto: Istimewa)

Covesia.com - Jembatan gantung yang berada di Kampung Ganting Kubang, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) rusak parah dan juga telah memakan korban.

Pantauan Covesia.com di lapangan, kondisi jembatan gantung yang juga menjadi akses dua kampung di daerah itu sangat parah. 

Dimana, setiap sudut dan sisi jembatan sudah berlubang. Dan lantai tengah jembatan sudah lepas. Dan kondisi jembatan gantung itu rusak sudah berlangsung lama.

Karna jembatan itu adalah salah satu akses jalan utama yang harus dilalui, masyarakat setempat masih nekat melintasi jembatan setiap harinya. Meski itu, mengancam keselamatan masyarakat yang melaluinya.

Salah seorang warga setempat Jelli (30) mengatakan, ia selaku warga yang melintasi jembatan itu setiap harinya, berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jembatan gantung di kampungnya itu.

"Memang sangat parah kondisi jembatan kita ini, kita berharap Bupati melihat kondisi jembatan ini, dan segera memperbaikinya," ungkapnya pada Covesia.com Kamis (12/9/2019).

Melihat kondisi jembatan yang cukup parah, Jelli melakukan aksi dan berdiri di atas jembatan yang rusak sambil memegang kertas yang bertuliskan "Minta Tolong Kepada Bupati Pessel, Untuk Segera Memperbaiki Jembatan Kami, Melalui Kebijakannya"

"Kondisi jembatan ini sudah parah, apa bila hendak melewati jembatan kita harus berhati-hati, kalau tidak bisa terjatuh. Karna lantai tengah jembatan sudah lepas," ujarnya.

Ia menambahkan, akibat lantai jembatan yang lepas dan berlubang itu, sudah ada beberapa orang warga yang melewati jembatan terjatuh.

"Beberapa orang warga sudah pernah terjatuh, ada anak sekolah dan lebih parahnya lagi, baru-baru ini seorang guru jatuh terpeleset dan guru itu luka-luka," ujarnya lagi

Tidak hanya Jelli, Divo (22) seorang pemuda setempat juga menyampaikan hal yang serupa, dan ia berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jembatan gantung di kampungnya itu. Sebab, sudah berulangkali rusak parah, tapi tidak kunjung mendapatkan perbaikan yang layak.

"Harapan kita segera diperbaiki, jangan pemerintah setengah hati dalam memperbaiki jembatan kami," katanya.

Ia menerangkan, sebelumnya jembatan itu sudah diperbaiki, tapi hanya direhap saja. 

"Terakhir itu diperbaiki jelang Idul Fitri kemarin. Itu direhab. Namun, tidak bertahan lama. Hingga kondisinya kembali rusak seperti ini," ujarnya.

Lanjutnya, Jelli berharap lagi, bupati turun tangan melalui perintahnya untuk memperbaiki jembatan tersebut.

"Karena, jembatan tersebut sudah menjadi kebutuhan warga sebagai sarana akses transportasi. Hanya itu harapan kami," ucapnya.

Sementara, Camat Lengayang, Zoni Eldo mengakui, kondisi jembatan tersebut memang kerap rusak. Meski, sudah sering dilakukan rehab, tetapi tetap saja  seperti itu.

"Kalau untuk perawatan, tahun ini sudah tiga kali. Tapi, bagaimana lagi, sudah perbaiki rusak kembali," ungkapnya.

Menurutnya, cepat rusaknya jembatan tersebut karena sering dilalui kendaran bertonase berat, diantaranya seperti mobil pengakut sawit, sampai mobil pasir dan kendaraan bermuatan berat lainnya.

"Seharus jembatan tidak lalui kendaraan bermuatan berat. Tapi, karena tidak adanya menghiraukannya. Hingganya terus mengalami rusak cepat," terangnya.

Untuk menyikapi kondisi tersebut, pihaknya hanya bisa membuat laporan ke tingkat kabupaten. Sebab, dijelaskan, jembatan tersebut perbaikan berada dibawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

"Kalau kita tentu hanya bisa melapor. Karena itu kewenangan PU," tutupnya.

Kontributor Pessel: Indrayen Putra


Berita Terkait

Baca Juga