Polres Pasaman Musnahkan Sembilan Paket Besar Narkoba Jenis Ganja

Polres Pasaman Musnahkan Sembilan Paket Besar Narkoba Jenis Ganja Forkopimda Pasaman saat melakukan pemusnahan terhadap sembilan paket besar Barang Bukti (BB) Narkoba jenis Ganja di halaman Polres setempat, Rabu (11/9/2019).

Covesia.com - Jajaran Polisi Resor (Polres) Kabupaten Pasaman bersama Forkopimda setempat melakukan pemusnahan terhadap sembilan paket besar Barang Bukti (BB) Narkoba jenis Ganja di halaman Polres setempat, Rabu (11/9/2019).

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanudin mengatakan seluruh BB yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penangkapan di Jalan Lintas Sumatera Medan-Padang daerah Kampung Kubu Juar, Jorong Selamat Nagari Sitombol, Kecamatan Padang Gelugur sekitar pukul 22.45 WIB (29/8) lalu.

"Dari penangkapan tersebut berhasil kita amankan tiga tersangka yaitu Adrian (19), Yofrimel (34) dan Zainal Abidin (49) warga Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol. Kemudian petugas juga mengamankan 10 paket besar Ganja dengan total berat 9.883,24 Gram," kata AKBP Hasanudin.

Dari seluruh BB tersebut kata dia sembilan paket besar dimusnahkan dan sisanya digunakan untuk kepentingan pembuktian perkara di persidangan.

"Dari pengakuan tersangka, seluruh BB tersebut berasal dari Madina-Sumut yang rencannya akan diedar didaerah Bonjol. Melihat kasus demi kasus penangkapan tersangka Narkoba ini, sepertinya Kabupaten Pasaman kian hari semakin marak dijadikan lalu lintas peredaran barang haram tersebut. Untuk itu kami minta  kerjasama semua pihak untuk mengungkap dan memberantas peredaran Narkoba ini," katanya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Adhryansah mengaku sangat mengapresiasi kinerja Polres Pasaman yang selalu tanggap akan penindakan terhadap peredaran Narkoba tersebut.

"Dalam kurun beberapa waktu ini memang intensitas dari peredaran Narkoba ini semakin meningkat. Beberapa waktu lalu sempat juga kita dengar tim Gabungan BNNK mengamankan ratusan Kilogram Ganja di daerah Tapus. Maka kita semua harus mendukung Polres dalam penindakan ini. Agar tidak terus menyasar anak-anak muda kita," tutupnya.

(eri)

Berita Terkait

Baca Juga