Unjuk Rasa Mahasiswa di UIN Imam Bonjol Padang Berujung Aksi Saling Dorong

Unjuk Rasa Mahasiswa di UIN Imam Bonjol Padang Berujung Aksi Saling Dorong Aksi lanjutan unjuk rasa ratusan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang, Rabu (11/9/2019)(Foto: Covesia/ M. Iqbal)

Covesia.com - Aksi demonstrasi sejumlah mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Kampus, Rabu (11/9/2019) berlangsung dengan aksi saling dorong.

Mereka saling dorong dengan satuan pengamanan kampus, karena dihalangi masuk ke dalam Rektorat. Sebelumnya, para demonstran melakukan aksi demo di Lapangan UIN Imam Bonjol dan berlanjut ke depan gedung Rektorat.

Para mahasiswa menginginkan transparansi dana dan fasilitas kampus yang segera diperbaiki, tak puas dengan hasil mediasi yang dilakukan pihak kampus. Para demonstran menuntut Rektor UIN Imam Bonjol Padang turun dari jabatannya.

Koordinator Aksi, Jalal menyebutkan dalam orasinya, sebaiknya rektorat turun, jika tak mampu memenuhi aspirasi mahasiswa. "Turunkan rektor sekarang juga," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Rektor UIN Imam Bonjol Padang Eka Putra Wirman mengatakan, perihal ini perlu diselesaikan, ada tiga hal yang harus dipenuhi jika para mahasiswa ingin pimpinan kampus turun jabatan. 

Yang pertama, kata Eka, pihak mahasiswa harus melakukan audiensi dengan pihak birokrasi, selanjutnya, mahasiswa wajib mengirimkan surat tertulis kepada Kementerian Agama terkait ketidakpercayaan mahasiswa dengan pimpinan kampus.

Lanjut Eka, yang terakhir adalah jangan ada sikap anarkisme yang dilakukan oleh para demonstran. "Penuhi tiga hal ini, mari kita bicarakan bersama," kata Eka yang hendak meninggalkan pengunjuk rasa.

Kontributor: M.Iqbal

Berita Terkait

Baca Juga