SP III Melayang, Kontrak Pembangunan RSUD Bukittinggi Terancam Putus

SP III Melayang Kontrak Pembangunan RSUD Bukittinggi Terancam Putus Kondisi pembangunan RSUD Bukittinggi (Foto: Ist)

Covesia.com - Pemerintah kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) telah melayangkan SP III kepada pemenang tender pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berlokasi di jalan By Pass Gulai Bancah.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyampaikan pemerintah kota telah melayangkan SP III kepada pemenang tender karena pengerjaan saat SP II dilayangkan tidak tercapai.

"Saat ini SP III sudah dilayangkan. Jika target ketertinggalan tidak tercapai juga maka pemko akan putuskan kontrak kerja," katanya, Selasa (10/9/2019).

Diketahui pembangunan RSUD Bukittinggi dibangun dengan menggunakan biaya APBD sebesar Rp102 M lebih dan ditargetkan selesai pada Mei 2020.

Sesuai target pembangunan RSUD kota Bukittinggi, Ramlan menyebutkan meski kontrak kerja diputus, namun target pembangunan tetap dijalankan sesuai target yang telah ditetapkan, yang nantinya kelanjutan pembangunan akan dilakukan proses tender kembali.

"Bagaimana ketentuannya nanti semuanya akan dipelajari lagi yang penting target pembangunan selesai sesuai target awal," sebutnya.

(deb/don)


Berita Terkait

Baca Juga